Kemenag Minta Polisi Tindak Tegas Geng Zembavak Alumni MP UIN Jakarta

  • Whatsapp
Kapolsek Ciputat, Kompol Endy Mahandika memberikan keterangan kepada wartawan, Senin, (4/11/2019).

INDOPOLITIKA.COM – Kasus dugaan penganiayaan sembilan siswa Madrasah Pembangunan UIN Ciputat, oleh geng Zembavak yang merupakan alumni sekolah itu masih ditindaklanjuti Posek Ciputat. Orangtua korban dan pelaku, masing-masing sudah dimintai  keterangan.

“Kita sudah periksa tiga saksi. Pemeriksaan sudah dilakukan kepada dua orangtua korban dan satu orangtua pelaku,” ungkap Kapolsek Ciputat, Kompol Endy.

Baca Juga:

Endy mengatakan beberapa saksi ada yang tidak datang saat dipanggil, karena sejumlah alasan. “Ada yang beralasan kalau anaknya ujian. Alasan itu bukan berarti menolak ya. Karena kan mereka baru saksi, kan waktunya bisa kebentur,” ujarnya.

Saat ini kasus sudah dilimpahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tangsel. “Orangtua sudah membuat laporan, kami anjurkan membuat laporan, lalu kami limpahkan ke Unit PPA Polres. Supaya ini bisa khusus karena pelakupun masih SMA ya,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Abdul Rojak mendesak kepolisian mengungkap kekerasan gangster di sekolah.

Menurut dia, tindakan gangster yang viral di Madrasah Pembangunan UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, sudah meresahkan. Sebab, berorientasi kepada kekerasan dan mengarah kepada tindak kriminal jalanan.

“Kekerasan tidak boleh. Para pelakunya harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Gangster harus ditindak tegas, kalau sudah mengarah kepada tindakan kriminalitas,” kata Rojak.

Rojak mengatakan akan melakukan komunikasi dengan pihak Madrasah Pembangunan UIN Ciputat tentang apa yang bisa dibantu oleh pihak Kemenag Tangsel.

“Sebab Madrasah Pembangunan itu di bawah naungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan kewenangannya berada di Kemenag Provinsi DKI Jakarta, bukan Kemenag Tangsel. Tapi, nanti saya akan koordinasikan dulu,” tuturnya.

Sebelumnya, korban dalam kasus perploncoan ini sebanyak sembilan siswa. Mereka yakni MD, AD, KSN, RJH, JS, MSY, N, FN dan MFM.{asa}

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *