Kemendagri Ungkap Penyebab Kosongnya Blangko KTP Elektronik Di Beberapa Daerah

  • Whatsapp
Sekretaris Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, I Gede Suratha

INDOPOLITIKA.COM – Kekosongan blangko KTP Elektronik yang terjadi di banyak daerah di Indonesia membuat resah masyarakat. Permasalahan blangko kosong ini bukanlah hal yang baru, dan sudah terjadi sejak awal KTP Elektronik diterbitkan sekira tahun 2012 silam.

Kemendagri menyebutkan bahwa kekurangan blangko KTP Elektronik karena terkendala kasus mega proyek pengadaan KTP-el yang baru dijatuhkan vonisnya pada pertengahan 2017.

Baca Juga:

“Selama kasus KTP-el tidak diputus di pengadilan, selama itu kami tidak bisa mengontrakkan blangko,” ujar Sekretaris Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri I Gede Suratha dalam Forum Merdeka Barat (FMB) 9, di Gedung Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (05/12/2109).

I Gede Suratha menuturkan DPR dan Kemenkeu sudah menyetujui anggaran untuk pengadaan blanko KTP-el, tetapi selama 2015, 2016 dan 2017 anggaran itu tidak dapat dibelanjakan.

Dalam kasus KTP-el yang menyeret politisi dan birokrat itu, harga blangko dilambungkan sehingga sampai kasus belum diputus, harga blangko tidak dapat ditentukan.

“Selama tahun-tahun itu tidak ada pengadaan blangko, tetapi perekaman jalan terus sampai 180 juta, 190 juta. Uang blangko yang diberikan dikembalikan. Nol lagi, nol lagi setiap tahun,” kata I Gede Suratha.

Setelah kasus diputus, Kemendagri dikatakannya baru dapat berbelanja blangko dan menyicil kekurangan blangko selama tahun-tahun sebelumnya, meski hingga kini masih terdapat kekurangan.[rif]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *