Kemenkeu Mengaku Sudah Mulai Mengaudit Desa Fiktif Di Plosok Indonesia

  • Whatsapp
Menkeu Sri Mulyani

INDOPOLITIKA.COM- Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku pihaknya sudah melakukan audit atas jumlah desa yang ada di Indonesia. Audit tersebut dilakukan untuk mencari kebenaran adanya desa fiktif yang kemarin sempat ramai pemberitaannya.

Kata dia, dalam melakukan audit desa fiktif, pihaknya menggandeng Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT)

BACA JUGA:

“Data desa akan dikoordinasikan terus dengan Kemendagri dan Kemendes PDTT. Data dari pemda juga akan verifikasi jadi bisa dilihat apakah desa tersebut legitimate,” ujar Sri Mulyani.

Sri menjelaskan, desa yang akan diaudit olehnya itu berbeda-beda tiap pulau. Tergantung tingkat kepadatan penduduknya.

Ia mencontohkan, untuk di Pulau Jawa, desa yang terkena verifikasi adalah desa yang jumlah populasi penduduknya dibawah  lima ribu orang. Sementara di luar pulau Jawa desa yang terkena verifikasi jumlah populasi penduduknya dibawah dua ribu orang.

Sri Mulyani menegaskan jika dalam perjalanan verifikasi itu ditemukan desa fiktif. Maka Kemenkeu  akan menarik dana desa yang sudah terlanjur ditransper.

Kata dia, berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri, Jumlah Desa di Indonesia mencapai Sekitar 74 ribu.

“Jumlah desa di Indonesia itu sekitar 74.000, tetapi kenaikan jumlahnya kan dari Kemendagri dan pemda ini perlu diverifikasi terus,” ujarnya.

Diketahui, untuk anggaran prgogram bantuan dana desa dari pemerintah pusat yang sudah dialokasikan untuk tahun depan, 2020 adalah sebesar 72 triliun lebih. Totalnya lebih banyak dari tahun ini.[pit]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *