Kemenko Perekonomian Dorong Institut STIAMI Gandeng Perusahaan Logistik Nasional

  • Whatsapp

“Ini yang paling penting, tidak memungut biaya. Pelayanan diserahkan kepada mekanisme pasar. Inilah bentuknya nanti para pihak, banking, surveyor, perusahaan ekspor impor, operator, airliner, forwader, dan lainnya (akan bertemu dalam sistem kerjasama nasional). Ini, adalah kiat-kiat pemerintah yang dihubungkan dengan API itu tadi,” jelas Erwin.

Dibangunnya suatu sistem kerjasama antar perusahaan logistik ini ujanrya, untuk menjawab keberadaan pelaku usaha dibidang logistik yang selama ini belum bisa membangun kepercayaan (trust) antar mereka. Ini masalah yang harus diatasi agar perusahaan logistik bisa berkembang.

Bacaan Lainnya

“Tetapi, yang menjadi masalah, trust di kita belum terbangun. Bukalapak saja membangun kolaborasi melalui platformnya belum semuanya mau ikut. Karena takut nanti datanya diambil dimanfaatkan oleh yang lain (competitor, meski sesama bukalapak),” kata Erwin Raza.

Ia menceritakan terjadinya kegagalan dalam membangun suatu ekosistem kolaborasi logistik di pelabuhan. “Kami juga pernah membangun ekosistem di kepelabuhan tetapi gagal, karena kita belum saling percaya,” tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *