Internasional

Kemenlu Upayakan Pemulangan 12 ABK WNI Telantar di Senegal

Direktur Perlindungan WNI dan BWI Kemenlu RI Lalu Muhamad Iqbal. (Foto: Medcom.id)

Jakarta: Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI Lalu Muhamad Iqbal menegaskan pemerintah akan membantu pemulangan 12 ABK WNI yang telantar di Senegal.

12 ABK WNI ini ditemukan oleh KBRI Dakar di jalanan. Lantas mereka dipindahkan ke penampungan yaitu di asrama atlet basket di Dakar. Mereka masih menunggu janji dan kepastian dari pihak perusahaan, kapan mereka akan pulang ke Indonesia.

Baca: 12 ABK WNI Telantar di Senegal Menunggu Dipulangkan

"Kasus ini sudah ditangani KBRI Dakar. Pemerintah pasti akan membantu sebisa mungkin," kata Iqbal kepada Medcom.id, Senin 24 September 2018.

Persoalan utamanya, ternyata 12 ABK WNI ini berstatus ilegal. Dengan status seperti ini, akan sulit bagi pemerintah memulangkan mereka ke Tanah Air.

"Persoalannya untuk memulangkan dan mengupayakan hak-hak WNI yang bekerja secara non-prosedural sangat tidak mudah. Kalau berangkatnya melalui prosedur yang dibuat pemerintah harusnya kejadian-kejadian seperti ini bisa dicegah," tegas Iqbal lagi.

Saat ini, 12 ABK WNI tersebut ditanggung oleh KBRI Dakar, termasuk makan sehari-hari. Duta Besar RI untuk Senegal Mansyur Pangeran mengatakan, ada staf KBRI yang mengunjungi mereka untuk menyuplai makanan.

KBRI Dakar juga terus mendesak agen kapal tempat 12 ABK WNI ini bekerja. Namun, hingga saat ini belum mendapat jawaban pasti kapan mereka akan memulangkan para ABK WNI ini.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close