Kenangan Irjen Mohamad Iqbal: Berkarir di Humas Itu Enjoy Sekaligus Menantang

  • Whatsapp
Sertijab Kadiv Humas Polri dari Irjen Mohamad Iqbal kepada Brigjen Argo Yuwono, Jumat (8/5/2020).

INDOPOLIITKA.COM- Hari ini, tepat 1 tahun 5 bulan 22 hari yang lalu, Irjen Mohamad Iqbal didapuk menjabat sebagai Kadiv Humas Polri. Jenderal bintang dua itu menggantikan posisi Komjen Pol Setyo Wasisto kala itu.

Kebersamaan Iqbal di Humas Polri adalah perjalanan panjang dan termanis bagi Iqbal. Iqbal mengaku enjoy memimpin Humas Polri. Namun, berbagai tantangan berhasil dilaluinya seperti salah satunya gelaran Pilpres 2019.

Bacaan Lainnya

“Perjalanan karier di Humas Polri bagi saya adalah pengabdian yang asyik, enjoy, menantang tapi sekaligus bermakna dan membanggakan,” ucap Irjen Pol Mohammad Iqbal, usai sertijab di Mabes Polri, Trunojoyo, Jakarta, Jumat (8/5/2020).

Hari ini pula, Iqbal mendapat promosi jabatan sebagai Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB). Iqbal menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan Kadiv Humas Polri ke satu angkatannya di Akademi Kepolisian (Akpol), Brigjen Argo Yuwono.

Selama menjabat sebagai Kadiv Humas Polri, Iqbal menampilkan sejumlah inovasi baru, utamanya dalam manajemen media. Iqbal mengungkapkan Humas Polri dituntut untuk dapat tampil sebagai corong Polri dalam menyampaikan informasi.

“Humas Polri juga dapat menghibur masyarakat lewat berita, siaran, video, meme yan menarik dan lain-lain. Kita juga dapat tampil di media untuk memberikan informasi ke masyarakat,” katanya.

“Kita sering tampil dilayar kaca untuk mewakili ratusan ribu personil Polri se-Nusantara bahkan mewakili nama baik institusi. Ya tanpa berlebihan sosok Kadiv Humas Polri muncul sebagai salah satu public figure di negeri ini,” jelasnya.

Iqbal menambahkan, Divisi Humas Polri kini sudah berkembang dan tak lagi dipandang sebelah mata. Humas Polri dituntut untuk kreatif dalam menyampaikan informasi, edukasi ke masyarakat berkaitan dengan kinerja Polri.

“Tugas-tugas Humas polri fokus untuk mewujudkan masyarakat agar terjamin rasa tentram damai, adanya kepastian hukum namun juga fokus mewujudkan pesan-pesan bahwa masyarakat dekat dengan polisi-polisinya,” pungkasnya.

Para jubir Humas Polri juga dituntut untuk menyampaikan informasi ke publik secara akurat, tanpa mengurangi atau menambah. Semua itu bertujuan agar masyarakat mendapat informasi secara utuh berkait dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Disisi lain Humas Polri juga harus tampil sebagai spoke person atau jubir yang cerdas dan profesional sehingga informasi yang disampaikan tersebut clear, jelas dan tidak off side. Agar juga masyarakat dan polisi-polisi se-Nusantara bangga dan respect bila menonton jubir Polri tampil,” tukasnya.

Lebih lanjut, Iqbal mengakui era digital saat ini menuntut banyak inovasi. Humas Polri sebagai corong Polri dalam menyampaikan informasi pun harus pandai dalam mengelola media sosial serta manajeman media.

“Era digital saat ini luar biasa efek dominonya. Sudah terjadi revolusi in all affair atau sudah mengubah semua gaya hidup sosial masyarakat. Era media terlebih media sosial sudah tidak dapat dibendung. Tak bisa terelakkan Humas Polri sebagai garda terdepan harkamtibmas harus piawai dan handal, menganalisis, mengelola dan memanage media, menaikkan isu positif  dan menekan isu negatif,” tuturnya. (rma)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *