Kepala Kemenag : Jangan Ciderai Marwah MTQ dengan Dukungan Politik

  • Whatsapp
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang Selatan, H Abdul Rojak

INDOPOLITIKA– Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke X tingkat Kota Tangerang Selatan dipastikan digelar pada Senin, (9-12/9) pekan depan, di Serpong Utara. Dalam rapat persiapan bersama panitia, usulan menyediakan warung amal untuk peserta pawai mengemuka dan diharapkan bisa disediakan.

Selain itu, agenda berbau politik juga diminta dihindari demi menjaga marwah kesucian agenda MTQ. “Kalau bisa nanti, pas ada Pawai Taaruf panitia bisa menyediakamn warung amal. Konsumsi gratis untuk peserta jika sewaktu-waktu membutuhkannya,” kata Kepala Kantor Kemenag, Abdul Rojak.

Baca Juga:

Dikatakan Rojak, warung amal bisa disediakan mulai dari Paku Jaya sebagai rute awal hingga titik berakhirnya pawai. “Kalau Jumat saja ada nasi gratis, masa MTQ tidak digerakkan warung Amal,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut Abdul Rojak juga meminta panitia atau pihak-pihak terkait terkait lainnya menghindari hal-hal kontroversial. “Saya titip, MTQ jangan sampai ada hal hal kontroversi muncul. Harus steril dari dukung-mendukung politik untuk menjaga marwah MTQ ini,” tandasnya.

Pun demikian dengan kondisi lalu lintas nanti, dia meminta Dinas Perhubungan untuk bisa mengurai kemacetan demi terjaganya kegiatan itu, sehingga tidak menjadi viral karena ada anggapan MTQ bikin macet. “Karena kota ini sangat tinggi pengguna medsos nya, jadi ketika ada masalah kecil bisa langsung diviralkan paparnya. Ini harus dihindari,” pinta Sekretaris MUI ini.

Sementara Ketua Panitia MTQ Teddy Meiyadi mengatakan, untuk Kota Tangerang Selatan pawai ta’aruf tetap diadakan meski saat MTQ Provinsi dihapus. “Pawai ta’aruf, fungsinya untuk silaturahmi antara OPD maupun dengan masyarakat,” tandasnya.

Teddy tidak menampik jika excess dari kegiatan pawai taaruf adalah terjadinya kemacetan. Namun kata Teddy hal itu tidak dijadikan alasan untuk menghilangkan tradisi di ajang MTQ. “Ada macet itu biasa, tapi kan tersampaikan pesannya masyarakat jadi tahu kalau ada MTQ. Segera sosialisasikan kepada masyarakat melalui media sosial dan lainya,” tutupnya.

Polres Tangsel Rekayasa Arus Lalu Lintas

Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Lalu Hedwin Hanggara, rekayasa lalulintas dari arah Jalan Bhayangkara, Serpong Utara hingga titik pelaksanaan MTQ melibatkan Dinas Perhubungan setempat. “Arus lalu lintas dari arah Jalan Jalur Sutera belok kiri Jalan Bhayangkara dialihkan ke Jalan Sutera Utama melalui Situ Pondok Jagung menuju Simpang Tiga Graha Raya,” jelas Lalu.

Lalu juga menjelaskan rekayasa untuk pengendara dari arah Graha Raya. “Arus lalu lintas dari arah Jalan Boulevard Graha Raya belok kanan ke arah Jalan Bhayangkara dialihkan ke Jalan AMD dan Jalan Raya Jelupang menuju BSD Plaza. Sementara lalu lintas dari Kunciran menuju Jlan Bhayangkara dialihkan belok kiri ke Jalan Swadaya melalui Jalan Boulevard Graha Raya,” tambahnya.

Disebutkan pula titik parkir acara MTQ itu terdapat di beberapa lokasi. “Parkir pengendara motor di lapangan samping kantor pengelola Alam Sutera dan di lapangan dwpan kantor Telkom Alam Sutera. Sedangkan parkiran mobil di Giant Alam Sutera, Kantor pengelola Alam Sutera, ruko di Jalan Sutera dan bekas SPBE,” tutupnya.[asa]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *