Kepentok UU KPK Baru, Agus Rahardjo Cs Tak Bisa Ajukan Banding Vonis Bebas Sofyan Basir

  • Whatsapp
Sofyan Basir usai putusan sidang

INDOPOLITIKA.COM – Vonis bebas terhadap mantan Direktur Utama PT PLN, Sofyan Basir pada kasus suap proyek PLTU Riau mengunci langkah KPK. Lembaga antirasuah itu dianggap tak bisa lagi mengambil langkah hukum. Sebab, UU KPK hasil revisi tak memungkinkan komisioner KPK mengambil langkah hukum lantaran belum terbentuk tim pengawas.

Pengamat politik Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti mengungkapkan, bebasnya Sofyan Basir merupakan kasus pertama di Indonesia pasca revisi UU KPK. Putusan majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi Jakarta itu merupakan pembuktian bahwa KPK sudah tak berdaya setelah UU direvisi.

Baca Juga:

“Kita nggak perlu nunggu waktu yang lama melihat efek revisi. Sekali dikendorkan akan berimbas kemana-mana. Pengadilan juga nggak akan pernah merasa takut membuat keputusan yang kontroversial,” katanya.

Menurut dia, kedepan, publik akan makin sering melihat fenomena serupa dengan kasus vonis bebas terhadap Sofyan Basir.  Menurut dia, sepanjang dua bulan ke depan, KPK tidak bisa mengambil langkah hukim apapun terhadap keputusan tersebut.

“Nggak bisa (mengajukan banding). Sepanjang dua bulan kedepan nggak bisa. Kecuali setelah ada pergantian pimpinan KPK dan ada dewan pengawas. KPK sekarang ya nggak bisa ngapa-ngapain,” ujarnya.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *