Keren Cuy, Truk Brimob Masuk Jalur Busway Lawan Arah lagi!!

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM- Dua unit Truk Brimob Polda Metro Jaya menjadi viral di media sosial lantaran masuk jalur busway dan melawan arah.  Dalam yang video beredar di lini massa menunjukkan aksi dua unit truk Brimob tampak berhadap-hadapan dengan bus TransJakarta.

Meski tidak diketahui dimana kejadiannya, kemungkinan besar peristiwa ini terjadi di Jalan Kuningan,Jakarta Selatan yang mau ke arah gedung KPK.

Bacaan Lainnya

Menanggapi viralnya truk Brimob masuk jalur busway, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengklaim mereka sudah mendapatkan izin dari Dishub. Alasannya, para anggota yang berada dalam mobil tersebut sedang memburu waktu karena hendak melakukan tugas mengamankan gedung KPK.

“Saat itu, saat jalan ada petugas dari Dishub yang mengarahkan masuk ke situ (ke busway) dan sudah koordinasi dengan Dishub dan Dishub mengizinkan,” kata Kombes Yusri saat dikonfirmasi, Kamis (5/12/2019).

Meski sudah mendapatkan izin, Namun ditengah perjalanan dua unit mobil Brimob berhadapan dengan bus TransJakarta. Yusril mengatakan itu ada kesalahan teknis dilapangan. Petugas Dishub dilapangan tidak berkoordinasi dengan petugas lainnya, agar jalur busway yang akan dilewati oleh mobil Brimob itu ditutup.

“Dia lupa contact ke yang di sana kalau jangan dulu lewat,” jelas Yusri.

Apapu alasannya, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane mengkritik truk Brimob yang lawan arah di jalur TransJakarta. Neta menyebut tindakan itu sebagai bentuk arogansi jajaran kepolisian.

“Dalam setiap kesempatan dan dalam berbagai sosialisasi maupun kampanye lalu lintas, Polri selalu meminta masyarakat agar tertib berlalu lintas untuk keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Namun seringkali apa yang diimbaukan Polri itu justru tidak dipatuhi oleh oknum-oknum kepolisian. Dengan berbagai alasan dan merasa punya diskresi, mereka melawan arah, melewati bahu jalan, dan memutar arah sesukanya,” kata Neta.

Neta menyebut tindakan lawan arah di jalur TransJakarta tersebut  sudah menyalahi aturan. Pasalnya di KPK saat itu, tidak lagi menghadapi persoalan genting yang membutuhkan anggota polisi datang dengan segera. Ini kata dia, sebagai bentuk arogansi kepolisian untuk tidak tertib berlalu lintas. Dia sangat menyayangkan aksi konyol yang dilakukan jajaran Brimob tersebut.[pit]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *