Keributan di Green Lake City Diduga Karena Permasalahan Utang, Begini Kronologinya

  • Whatsapp
Polisi saat memeriksa lokasi penyerangan di Perumahan Green Lake, Cipondoh, Tangerang

INDOPOLITIKA.COM – Sekelompok orang menyerang sebuah rumah di Cluster Australia, Perumahan Green Lake, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (21/6).

Para pria tersebut menumpang mobil Fortuner hitam dengan membawa senjata api dan menembakannya ke atas saat dihadang oleh petugas keamanan perumahan.

Berita Lainnya

Aksi tersebut terjadi sekitar pukul 12.15 Wib, dan menghebohkan petugas keamanan dan para pengemudi ojek online yang tengah menunggu penumpang di dekat lokasi kejadian. Sebab, tiba-tiba saja tiga mobil mencoba masuk dengan cara menerobos.

Dari video yang direkam oleh masyarakat sekitar dan juga dioposting di IG @infoseputartangsel, terlihat seorang satpam komplek perumahan yang kesakitan dan tergeletak di tanah, lantaran ditabrak oleh salah satu mobil. Dan ada juga pengemudi ojek online yang kabarnya terkena peluru nyasar.

Penyerangan tersebut diduga akibat adanya urusan utang-piutang antara kelompok JK dengan salah satu penghuni cluster Australia bernama Nus Kei.

Awalnya, sekelompok orang diduga anak buah JK menggunakan kendaraan Toyota Agya memaksa masuk cluster Australia. Mereka sempat menodongkan senjata api jenis pistol kepada salah satu petugas keamanan alias satpam di lokasi.

Seusai melakukan penodongan, dua kendaraan mobil lainnya ikut masuk ke kawasan cluster Australia mengikuti kendaraan Toyota Agya.

Kemudian, salah satu satpam mencoba melaporkan kepada rekannya untuk meminta bantuan. Pada saat yang bersamaan, satpam tersebut menutup pintu gerbang keluar cluster Australia.

Nahasnya, sekelompok pelaku bersenjata itu itu justru menabrak pintu gerbang dan salah satu satpam saat hendak keluar cluster Australia. Bahkan, salah satu petugas keamanan menjadi sasaran tembak hingga melukai jempol kakinya.

Berdasar informasi yang sama, kelompok bersenjata yang diduga anak buah J Kei itu sempat membawa bensin dan berupaya membakar rumah milik Nus Kei. Namun, hal itu tak terjadi lantaran salah satu warga melihat kejadian tersebut hingga para pelaku meninggalkan lokasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengaku, kepolisian masih melakukan pengejaran.

“Masih lakukan pengejaran,” katanya melalui pesan singkat.

Yusri pun enggan mengungkap lebih lanjut, siapa pelaku dan motif yang melatarbelakangi aksi koboi tersebut.

“Nanti kalau sudah tertangkap baru bisa tahu siapa pelakunya dan modusnya, sabar ya,” singkatnya. [rif]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *