Ketika Prabowo Halau ‘Operasi PKS’ Yang Ingin Men-Down Grade Dirinya

  • Whatsapp
Menhan Prabowo Subianto dan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.

INDOPOLITIKA.COM- Prabowo Subianto bersama para kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) agaknya cukup kerepotan juga mengatasi operasi yang dilancarkan PKS yang kerap disebut Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai upaya men-down grade Prabowo Subianto.

Tengok saja, sampai Prabowo Subianto turun tangan untuk membantah sejumlah kritik yang dilancarkan PKS terhadapnya. Terbaru Menteri Pertahanan ini sampai harus merespons kritik yang disampaikan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera terkait rangkaian kunjungan luar negeri yang ia lakukan.

Bacaan Lainnya

Menjawab kritik tersebut dengan mengatakan, sebagai Menteri Pertahanan ia memang perlu berkunjung ke luar negeri.

“Hal itu untuk menjajaki kemungkinan-kemungkinan,” kata Prabowo di Gedung DPR, Jakarta, Senin (20/01/2020).

Menurut Prabowo rangkaian kunjungan kerjanya bertujuan untuk mempelajari alat utama sistem persenjataan (alutsista) sekaligus meminta dukungan dan kerja sama sejumlah negara. “Karena belum tentu alutsista itu diberi kepada kita untuk dibeli,” kata dia.

Sejak dilantik pada 23 Oktober 2019, Prabowo telah melawat ke sejumlah negara, antara lain Malaysia, Thailand, Turki, China, Filipina, dan Jepang. Pekan lalu, Prabowo melakukan kunjungan ke sejumlah negara Eropa seperti Prancis dan Jerman. Kunjungan itu merupakan bagian dari tugas Prabowo untuk memperkuat kerja sama pertahanan dengan berbagai negara.

Sebelumnya, rangkaian kunjungan kerja Prabowo itu dikritik oleh Mardani Ali Sera. Ia mengingatkan pesan Presiden Jokowi saat pidato 16 Agustus 2019 lalu. Saat itu Jokowi berharap  ke depannya kunjungan ke luar negeri diminimalisir.

Bahkan, lanjut Mardani, kala itu Jokowi mengatakan kunjungan kerja ke luar negeri bisa dilakukan lewat telepon seluler, mengingat dunia sudah saling terkoneksi saat ini. Ia berharap Prabowo mempertimbangkan pesan Jokowi itu.

“Semua pejabat publik mesti siap untuk mendapat pengawasan dari publik. Karena dana yang digunakan memang dana masyarakat,” kata Mardani menjawab pertanyaan wartawan yang menayakan perilaku PKS yang belakangan justru kerap mengkritik Prabowo Jumat (15/01/2020).

Sinyalemen ‘operasi PKS’ yang ingin men-downgrade Prabowo kali pertama dilontarkan Jubir Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak ketika bosnya dikritik habis-habisan oleh PKS lantaran dinilai lembek dalam menangani konflik Natuna beberapa waktu lalu.

“Pernyataan PKS saya pahami sebagai pernyataan politik yang sarat dengan modus men-downgrade Menhan,” kata Dahnil, Sabtu (04/01/2020).[sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *