Ketua KPK Sebut Anggaran Lem Aibon DKI Salah Perencanaan

  • Whatsapp
Ketua KPK Agus Rahadjo

INDOPOLITIKA.COM – Ramainya kontroversi anggaran fantastis lem aibon pada rancangan anggaran pendapatan belanja daerah (RAPBD) DKI Jakarta yang menelan dana hingga 82 milyar, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Raharjo memandang ada kesalahan prosedural dalam perencaannya.

“Kalau kita melihat beli lem Aica Aibon sebesar itu, pasti ada kesalahan mereka tidak melihat perencanaannya,” kata Agus di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin (4/11/2019).

Baca Juga:

Perencanaan yang dimaksudkan Agus ialah e-planning. Menurut Agus, e-planning harus dilakukan secara detil sebelum masuk tahap penganggaran atau e-budgeting.

“E-planning sendiri kan ada yang lima tahun ada yang tahunan. Disitu targetnya sudah jelas. Sebetulnya e-budgeting itu kan apa yg mau di capai tiap tahun itu, Kemudian diterjemahkan dalam target, memang detil memang sampe yang namanya beli alat tulis,” ujar Agus.

Karena itu, e-planning dan e-budgeting juga harus sesuai. Kemudian dirinya juga menegaskan pengadaan barang dalam rincian anggaran juga harus rasional dan dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan. “Tujuan untuk beli barang itu apa sebenarnya. Untuk mencapai apa,” pungkas dia.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *