Ketua KPU Bilang Resiko Besar Tidak Melibatkan Pemuda dalam Penyelenggaraan Pemilu

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Pemuda punya peran penting disetiap perjalanan bangsa. Kemerdekaan Indonesia yang diproklamirkan pada 17 Agustus 1945 pun tidak bisa dilepaskan dari kontribusi pemuda baik dalam penyiapan maupun dalam menyatukan Nusantara.

Strategisnya posisi pemuda juga terus berlangsung hingga saat ini, di bidang kepemiluan mereka yang berperan sebagai pemilih turut andil dalam menentukan kepemimpinan ditingkat daerah maupun nasional. Tidak hanya itu banyak juga di antara mereka yang terjun sebagai penyelenggara pemilu maupun peserta pemilu itu sendiri.

Muat Lebih

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengangkat tema ini saat menjadi Inspektur Upacara Hari Sumpah Pemuda ke 91 Tahun 2019 di Gedung KPU RI, Jalan Imam Bonjol Jakarta, Senin (28/10/2019).

Dia mengajak agar jajaran penyelenggara pemilu mengambil inspirasi dan semangat sumpah pemuda untuk kemudian memberikan perhatian kepada pengembangan generasi muda ini, khususnya dibidang kepemiluan.

“Kalau didalam pemilu saya selalu berpikir di Pemilu 2014 maka kita berpikir anak muda mau aktif, berpartisipasi di Pemilu 2019. Di 2019 kita juga harus berpikiran itu, menyiapkan anak muda di 2019 mau peduli, aktif agar Pemilu 2024 lebih baik lagi,” ujar Arief dihadapan peserta upacara yang mengenakan seragam Korpri, melansir kpu.go.id.

Perhatian semacam ini menurut Arief juga pasti telah dilakukan oleh banyak pihak. Dia mencontohkan dibidang pendidikan, para guru di sekolah ditiap tingkatan pasti menyiapkan anak-anak didiknya untuk siap melangkah ke jenjang berikutnya.

Seperti murid SD yang disiapkan untuk melangkah ke SMP, SMP untuk SMA dan SMA untuk perguruan tinggi. “Tugas kita sebagai penyelenggara pemilu harus menyiapkan itu. Karena resiko terlalu besar kalau anak muda di 2019 ini tidak kita siapkan dengan baik, kita didik dengan baik, apalagi kita gagal menyiapkan mereka di 2019,” lanjut Arief.

Diakhir pesannya, Arief pun berharap agar capaian positif Pemilu 2019 bisa berlanjut di Pemilu 2024, terutama dalam hal partisipasi mereka di setiap proses demokrasi di Tanah Air.{asa}

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *