NasionalPolitik

Ketua TTKKDH Banten : Rano Harus Menerima Kekalahan Sesuai Komitmen

Banten – Ketua Umum Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (TTKKDH) Provinsi Banten, Maman Rizal, meminta semua pihak menerima hasil Pilgub yang pelaksanaannya berjalan aman dan tentram.

Kepada pasangan RK-Embay untuk menerima kekalahan. “Paslon nomer dua tidak usah banyak cincong, dulu bilang siap menang dan siap kalah,” kata Maman saat ditemui media, hari ini.

Seperti diketahui, hasil penghitungan real count berdasarkan data model C1 yang ditayangkan di portal Komisi Pemilihan Umum untuk Pilkada Banten, pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy unggul atas Rano Karno-Embay Mulya Syarief.

Pasangan nomor satu Wahidin-Andika mendapatkan 2.405.638 suara atau 50,94 persen dari total suara sah yang sudah masuk sementara yakni 4.704.398 suara. Sementara itu, pasangan nomor dua Rano-Embay memperoleh 2.317.680 suara atau mendapatkan 49,08 persen. Ada selisih suara sebanyak 87.958 atau 1,86%.

Sementara itu, tokoh Banten yang juga Bupati Serang 2005-2015 Ahmad Taufik Nuriman menyerukan semua pihak legowo menerima hasil Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten 2017. Taufik  menekankan agar semua pihak harus turut menjaga keamanan dan kondisi Banten yang selama ini kondusif.

“Siapa pun yang tepilih harus amanah, Banten tambah maju, religiusitasnya dijaga. Jangan sampai ada keributan di masyarakat. Tidak pernah ada sejarah pilkada di Banten itu ribut,” kepada Taufik Nuriman kepada wartawan, Selasa (21/2/2017).

Kalau ada ketidakadilan, kata Taufik,  proses hukum saja dengan cara yang baik, jangan anarkis. “Kalau hanya karena Pilkada ribut, kapan majunya Banten ini. Semua masyarakat Banten harus menerima keputusan, harus taat hukum,” pinta Taufik Nuriman yang sempat berkampanye saat Pilkada.

Taufik juga menambahkan, pihaknya akan menerima siapapun yang terpilih menjadi Gubernur Banten. “Kalau saya sih pada dasarnya tidak ada masalah kalau sudah memenuhi unsur syarat. Kita kan masih menunggu hasil rapat pleno KPU (Komisi Pemilihan Umum-red) Banten. Karena nomor dua akan mengajukan ke MK, ya kita tunggu hasilnya. Kalau tidak ke MK ya nomor 1 yang menang. Itu saja,” ucap Taufik. – (Cit/Red)

Tags

Artikel Terkait

Close