Kirim 130 Ton Beras ke Korut, Seorang Pembelot Ditahan

  • Whatsapp
Pemandangan kota Pyongyang. (Foto: AFP)

Pyongyang: Seorang pembelot Korea Utara (Korut) ditahan otoritas Korea Selatan (Korsel) setelah kedapatan menyelundupkan 130 ton beras untuk dikirim ke kampung halamannya.

Sang pembelot yang bernama Lee ini akhirnya dijatuhi hukuman 2,5 tahun oleh Pengadilan Distrik Kota Suwon. Ia dianggap bersalah karena melakukan kontak tanpa izin dengan polisi Korut dan mengirimkan beras ke Pyongyang.

Muat Lebih

Dilansir dari Korea Times, Kamis 26 Juli 2018, Lee mengaku telah dua kali mengirim beras ke Korut. Ia juga mengirim uang sebesar 80 juta Won atau setara dengan Rp1 miliar untuk jasa pengiriman.

Lee meninggalkan Pyongyang sejak 2011 silam dan bekerja di dunia hiburan di Seoul. Ia mengatakan, beras tersebut adalah untuk putranya yang ada di kampung halamannya.

Kendati demikian, jaksa penuntut tidak mempercayai alasan tersebut. Jaksa berpendapat, kiriman beras tersebut untuk 'menyogok' pemerintah Korut agar terbebas dari hukuman jika ia kembali nanti.

Banyak yang meninggalkan Korut, namun tak sedikit pula yang berubah pikiran dan ingin kembali. Namun, jika kembali, biasanya mereka mendapatkan hukuman dari pemerintah setempat. 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *