Kivlan Rogoh Rp 25 Juta Untuk Ngintelin Wiranto & Luhut

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM- Selain membeli senjata api, Kivlan Zen pernah meminta orang suruhannya memata-matai pergerakan pejabat negara. Kivlan Zen disebut jaksa meminta agar Menko Polhukam Wiranto dan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dimata-matai.

Jaksa dalam surat dakwaan memaparkan biaya operasional untuk kegiatan ‘memata-matai’ ini berasal dari duit yang diberikan Kivlan Zen. Duit operasional merupakan bagian dari total 15 ribu dolar singapura yang diberikan dari Habil Marati ke Kivlan Zen. Setelah ditukarkan ke mata uang rupiah, Kivlan Zen menyerahkan uang pembelian senjata api ke Helmi alias Iwan termasuk uang operasional Helmi.

Baca Juga:

“Selanjutnya terdakwa (Kivlan Zen) memerintahkan saksi Helmi Kurniawan alias Iwan untuk menemui saksi Habil Marati dan berpesan apabila diberi uang oleh saksi Habil Marati agar dilaporkan kepada Terdakwa. Selanjutnya saksi Helmi Kurniawan alias Iwan menyerahkan uang sebesar Rp 25 juta yang berasal dari terdakwa kepada saksi Tajudin alias Udin sebagai biaya operasional survei dan pemantauan guna memata-matai Wiranto dan Luhut Binsar Pandjaitan,” ujar jaksa penuntut di persidangan Kivlan Zen di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Selasa (10/9/2019).

Kivlan Zen didakwa dengan Pasal 1 ayat (1) UU Nomor 12/drt/1951 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 1 ayat (1) UU Nomor 12/drt/1951 jo pasal 56 ayat (1) KUHP.[sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *