Internasional

KJRI Hong Kong Urus Hak dari WNI yang Tewas Tertimpa Pohon

Lokasi tewasnya warga negara Indonesia (WNI) di Hong Kong akibat tertimpa dahan pohon (Foto: SCMP).

Hong Kong: Kabar mengenai meninggalnya seorang warga negara Indonesia (WNI) di Hong Kong akibat tertimpa dahan pohon, mengejutkan pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong.
 
Baca juga: WNI di Hong Kong Meninggal Akibat Tertimpa Dahan Pohon.
 
Dalam keterangan tertulisnya, KJRI Hong Kong mengucapkan duka cita mendalam atas peristiwa yang menimpa Jumiati Supadi ini.
 
"KJRI telah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak Kepolisian Hong Kong dan agen penempatan, termasuk dengan instansi terkait di Indonesia. Koordinasi dilakukan dalam rangka mempersiapkan pemulangan jenazah almarhumah ke Indonesia," pernyataan KJRI Hong Kong, dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Kamis 23 Agustus 2018.
 
"Selanjutnya KJRI akan melanjutkan dengan instansi terkait untuk memastikan bahwa segala hak-hak almarhumah dapat terpenuhi dan disampaikan kepada keluarga ahli warisnya di Indonesia," imbuh pernyataan itu.
 
Pihak KJRI pun mendesak Pemerintah Hong Kong untuk mengambil langkah pencegahan agar peristiwa ini tidak terjadi lagi.
 
Kepala Jumiati Supadi tertimpa dahan pohon sepanjang 4,5 meter dengan seberat sekitar 30 kilogram. Saat itu perempuan berusia 48 tahun ini tengah berjalan dengan majikannya sekitar pukul 7.30 pagi di New Clear Water Bay Road di Sau Mau Ping.
 
Jumiati sempat dibawa ke Rumah Sakit United Christian dan kemudian dinyatakan meninggal dunia.
WNI asal Blitar, Jawa Timur ini sudah bekerja selama 10 tahun di Hong Kong. Diketahui Jumiati memiliki seorang anak laki-laki dan anak perempuan.
 
Adapun pohon yang membunuh Jumiati dijadwalkan untuk ditebang pada Jumat 24 Agustus. Pohon itu terakhir kali diperiksa pada Juni oleh pihak Otoritas Perumahan Hong Kong.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close