INDOPOLITIKA – DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bima memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja jajaran Polda NTB yang sukses membongkar jaringan narkoba di Polres Bima Kota.
Dalam pembongkaran jaringan narkoba ini, Polda NTB menangkap seorang anggota Polres Bima Kota, istrinya dan dua rekannya.
Selain itu, Polda NTB juga menangkap Kasat Reserse Narkoba Polres Bima Kota yang berujung ditetapkan sebagai tersangka dan dipecat.
“Kinerja Polda NTB harus kita acungkan dua jempol. Jaringan narkoba yang melibatkan oknum anggota Polres Bima Kota harus diberantas ke akar-akarnya,” ungkap Ketua DPD KNPI Kabupaten Bima, dalam keterangan tertulisnya, dikutip Jumat (13/2/2026).
“Kinerja Kapolri dan jajaran Polri, (Polda NTB) termasuk satuan narkoba, sangat bagus, progresif, dan mampu menjawab kritik dengan prestasi sepanjang tahun 2025,” sambungnya.
DPD II KNPI Kabupaten Bima menilai tindakan Polri, termasuk pengungkapan jaringan lintas provinsi dan negara, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba dari hulu hingga hilir.
Kolaborasi dalam pencegahan, jelas Burhanuddin, menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dengan Polri dan BNN dalam sosialisasi pencegahan narkoba demi mewujudkan pemuda yang bersih dan produktif.
Dari segi regulasi, DPD II KNPI Kabupaten BIMA mendorong peningkatan aturan kepolisian seperti Perpol No. 10 Tahun 2025 menjadi Peraturan Pemerintah (PP) untuk memperkuat kewenangan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Secara keseluruhan, DPD II KNPI KABUPATEN BIMA memberikan dukungan penuh terhadap tindakan tegas Polri terhadap peredaran narkoba, sembari tetap mendorong pencegahan di tingkat kepemudaan,” imbuhnya.
Kapolres Dinonaktifkan
Disisi lain, Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro kini dinonaktifkan. Ia juga kini sedang diproses dan diperiksa di Mabes Polri.
“Sudah non aktif,” kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid, Kamis (12/2).
Sementara itu, terkait dengan kasus narkotika Kholid meyakinkan masih dalam proses pendalaman.
“Kini penyidik sudah ke Mabes. Memeriksa yang bersangkutan (AKBP Didik),” tandasnya. (Red)












Tinggalkan Balasan