Internasional

Kofi Annan Dinilai Mereformasi Pasukan Perdamaian PBB

Mantan Sekjen PBB Koffi Annan. AFP/John Vizcano.

Jakarta: Mantan Duta Besar Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Makarim Wibisono mengenang mantan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Kofi Annan. Makarim menilai sosok Annan sebagai pembaru pasukan perdamaian internasional.

"Sebagai mantan deputi Under-Secretary-General for Peacekeeping Operations, Kofi Annan mereformasi Pasukan Perdamaian PBB menjadi semakin efisien dan efektif serta menjauhkan diri dari tindakan pemerkosaan," kata Makarim seperti dilansir Antara, Sabtu, 18 Agustus 2018.

Makarim menambahkan, Annan turut mempelopori sejumlah gagasan semasa hidupnya. Seperti Global Compact, Millenium Development Goals (MDG's), dan Responsibility to Protect.

Annan meninggal pada Sabtu dinihari dalam usia 80 tahun di Swiss. Dalam pernyataan tertulis di laman resmi Kofi Annan Foundation, pria kelahiran Ghana 1938 itu dikabarkan meninggal karena penyakit.

Dia adalah Sekjen pertama PBB berasal dari Afrika dan dianugerahi Nobel Perdamaian pada 2001. Ganjaran nobel itu diraihnya lantaran mampu menciptakan perdamaian bersama PBB.

Annan menjadi Sekjen ketujuh PBB untuk dua masa bakti, yakni sejak 1 Januari 1997 hingga 31 Desember 2006.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close