Komisi C DKI Desak Bina Marga Rasionalkan R-APBD 2020

  • Whatsapp
Rapat RAPBD

INDOPOLITIKA.COM – Dinas Bina Marga mengusulkan pengurangan proyeksi sebesar Rp 347,87 miliar dari pagu awal Rp 4,27 triliun menjadi Rp 4,02 triliun sebagai upaya efisiensi.

Terkait hal itu, Komisi C mendorong Dinas Bina Marga terus mengevaluasi dan merasionalkan dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) sebagai rancangan APBD 2020.

Baca Juga:

Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Rasyidi, mengatakan bahwa penyesuaian yang dilakukan Dinas Bina Marga perlu mengoptimalkan kembali potensi penyesuaian untuk kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung kepada masyarakat.

“Kami mengharapkan kepada Bina Marga benar-benar matang, khususnya dalam efisiensi perlu dimanfaatkan dengan baik,” kata Rasyidi saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, bahwa seluruh kegiatan masyarakat dalam alokasi belanja langsung sejatinya tidak perlu dilakukan upaya efisiensi, pasalnya, SKPD bidang pembangunan seperti Dinas Bina Marga perlu mengakomodir kebutuhan dasar masyarakat dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas.

“Karena ini semua pakai APBD, kalau sampai salah perencanaan maka sasaran program itu akan salah,” ujarnya.

Sementara itu anggota Komisi C DPRD DKI. Andyka pun menyarankan agar Dinas Bina Marga sebagai salah satu SKPD teknis bidang pembangunan melakukan penyesuaian alokasi dengan tidak mengorbankan kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung kepada masyarakat melalui efisiensi belanja langsung.

“Karena setiap saya lihat, alokasi belanja tidak langsung itu tidak pernah terserap 100 persen, hanya terserap maksimal sampai 94-95 persen saja. Saya kira jika melakukan efisiensi supaya efektif, jangan dilakukan di Belanja langsung, tetapi di alokasi belanja tidak langsung itu,” tutur Andyka.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *