Komisi I: Hasil Pemeriksaan BPK Terhadap TVRI Itu Tendensius

  • Whatsapp
Anggota Komisi 1 DPR RI Dave Laksono

INDOPOLITIKA.COM – Polemik dan Kemelut yang ada di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI kembali menghangat. Itu terjadi setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkap hasil pemeriksaan terhadap LPP TVRI akhir Februari lalu. Hasil pemeriksaan itu menemukan adanya kesalahan dalam peran dan fungsi Dewan Pengawas TVRI.

Diantaranya anggota Dewas memposisikan diri seperti pejabat negara setingkat eselon 1. Padahal mereka bukan pejabat negara. Temuan lain adalah Dewas menambah syarat pemberhentian Direksi TVRI yang dianggap tak sesuai dengan peraturan.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hasil pemeriksaan BPK itu, anggota Komisi 1 DPR RI Dave Laksono mengatakan, ia telah menyampaikan pendapatnya di sidang komisi 1 beberapa waktu lalu. Menurut dia, hasil pemeriksaan BPK itu tidak obyektif.

“Karena (hasil pemeriksaan) yang  dilakukan BPK itu sangat tendensius. Tidak mengungkap problemnya apa. Hanya menyalahkan Dewas,” katanya kepada Indopolitika.com Senin (2/3/2020).

Karena kecurigaan itu, dia justru mendorong agar dilakukan investigasi lanjutan oleh BPK. Sasarannya adalah mengungkap pokok-pokok persoalan di televisi nasional itu. Bukan menuduh salah satu pihak di TVRI melakukan kesalahan-kesalahan.

“Saya mendorong dilakukannya pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT). investigasi lah yang mendetail. Ya dilihatlah tuduhan-tuduhan selama itu salahnya dimana,” katanya.

Dia yakin, bila PDTT dilakukan, kemelut di TVRI akan terurai. Masalah-masalah mendasar di TVRI akan terungkap secara jelas. Dengan dasar investigasi itu pula BPK bisa menempuh jalur hukum. Misalnya ada temuan dugaan tindak pidana. BPK bisa berkoordinasi dengan Mabes Polri untuk mendalami kemungkinan adanya tindak pidana itu.

“Hasil pemeriksaan BPK itu lebih menyalahkan Dewas. Karena itu saya dorong PDTT. Sehingga jelas Kalau PDTT menyatakan Dewas salah, ya salahnya dimana. Sebaliknya kalau Helmy Yahya (Eks Dirut TVRI) salah, ya salahnya dimana,” katanya.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *