Komite Palang Merah Internasional: Situasi di Gaza Semakin Mendekati ‘Bencana Kemanusiaan’

Warga sipil dan tim penyelamat mencari korban selamat di tengah puing-puing bangunan yang hancur setelah pemboman Israel di Khan Yunis di Jalur Gaza selatan pada 12 November 2023. Foto: AFP

INDOPOLITIKA.COM – The International Committee of the Red Cross atau Komite Palang Merah Internasional (ICRC) telah membunyikan peringatan keras mengenai situasi kemanusiaan di Jalur Gaza yang terkepung, yang telah berada di bawah serangan genosida Israel selama 38 hari terakhir, dan menggambarkannya sebagai bencana.

“Situasi [di Gaza] dengan cepat mendekati bencana kemanusiaan,” badan dunia itu memperingatkan pada Minggu, 912/11/2023) seperti dikutip dari presstv.ir.

“Tragedi kemanusiaan yang tak tertahankan sedang berlangsung di depan mata kita. Orang-orang menelepon kami siang dan malam dan mengatakan bahwa mereka takut untuk membuka pintu rumah mereka karena takut terbunuh dan memohon untuk membantu mereka mencapai tempat yang aman,” kata William Schomburg, kepala sub-delegasi ICRC di Gaza.

“Sebagai seorang pekerja kemanusiaan, saya merasa frustrasi karena tidak dapat menanggapi panggilan-panggilan ini, karena tim kami tidak memiliki kondisi keamanan dasar untuk bergerak di Gaza Utara,” tambahnya.

Israel memulai serangannya ke Gaza pada 7 Oktober lalu, menyusul operasi yang dilancarkan oleh kelompok-kelompok perlawanan di wilayah tersebut. Lebih dari 11.000 warga Palestina, termasuk 4.506 anak-anak, telah terbunuh dan 27.490 lainnya terluka dalam serangan militer rezim Zionis Israel sejauh ini.

ICRC juga menyatakan keprihatinannya atas penargetan rezim terhadap daerah perkotaan yang padat penduduk, dengan mengatakan, “Serangan Israel yang terjadi di daerah perkotaan yang padat penduduk di Jalur Gaza, termasuk di sekitar rumah sakit, membahayakan nyawa orang-orang yang paling rentan seperti staf medis, pasien, orang yang terluka, bayi prematur, penyandang disabilitas, dan orang lanjut usia.”

Peringatan ICRC datang ketika ribuan warga Gaza telah memulai perjalanan berbahaya dari bagian utara wilayah pesisir menuju ke selatan di tengah-tengah perintah evakuasi tanpa pemberitahuan dari rezim Israel.

ICRC mengatakan sangat prihatin dengan kondisi genting dan tidak aman yang dialami warga sipil yang mengungsi akibat agresi Israel yang sedang berlangsung.

“Pria, wanita, dan anak-anak, melambaikan bendera putih, berjalan puluhan kilometer melewati mayat-mayat yang bergelimpangan di jalanan dan tanpa kebutuhan pokok seperti makanan dan air. Pada saat yang sama, tim ICRC di Gaza dan operator hotline menerima banyak telepon dari para pengungsi yang mencari anggota keluarga mereka. Sangat penting bahwa anggota keluarga yang sama tidak terpisah selama evakuasi,” katanya.

ICRC juga memperingatkan bahwa daerah selatan Gaza tidak dilengkapi dengan baik untuk melayani sejumlah besar orang yang datang hanya dengan pakaian yang mereka kenakan, dan jumlah bantuan kemanusiaan yang masuk sebagian besar tidak mencukupi.

Badan dunia tersebut juga menegaskan kembali seruannya untuk bantuan kemanusiaan yang tidak terhalang dan teratur masuk ke Jalur Gaza.

Netanyahu Tolak Gencatan Senjata

Dalam sebuah pidato yang disiarkan di televisi pada Sabtu malam, perdana menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak seruan internasional yang semakin meningkat untuk melakukan gencatan senjata.

Netanyahu juga menolak gagasan bahwa Otoritas Palestina (PA), yang saat ini mengelola beberapa bagian Tepi Barat yang diduduki Israel, pada suatu saat nanti akan menguasai Gaza.

Ia mengatakan bahwa warga Israel tidak boleh menyerah pada tekanan dari pernyataan-pernyataan semacam itu atau protes yang terjadi di seluruh dunia dan mengatakan bahwa ia akan berdiri teguh melawan dunia jika perlu.

Jadi menurut Netanyahu, rezim Israel memiliki agendanya sendiri dan akan terus maju tanpa mempedulikan apa yang dikatakan oleh negara-negara lain. [Red]

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *