Komnas HAM “Sentil” Pemerintah Soal Kasus HAM

  • Whatsapp
Komnas HAM (Ist)

Jakarta – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai pemerintah terlalu fokus dan menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur sehingga menyinggung kasus hak asasi manusia luput dari perhatian.

“Prioritas pemerintah pada tahun 2018 lebih menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur. Kami melihat ada persoalan lain konteks HAM yang luput dari perhatian pemerintah,” kata anggota Komnas HAM Amiruddin dalam konferensi pers di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Dilansir antaranews Rabu (07/08).

Bacaan Lainnya

Infrastruktur, lanjut dia, berpotensi memunculkan konflik antara pemilik modal dan warga yang merasa haknya yang berkaitan dengan sengketa lahan terabaikan.

Dia menuturkan, tidak jarang terdapat konflik lahan yang melibatkan warga dengan perusahaan dalam pembangunan infrastruktur, seperti bendungan, pembangkit listrik, dan tol.

“Terabaikannya hak dari masyarakat yang berhubungan dengan sengketa lahan atau konflik agraria. Ini banyak terjadi, terutama di proyek besar. Untuk itu, perlu dalam perhatian ke depan,” kata Amiruddin.

Komnas HAM berharap pada periode kedua kepemimpinan Presiden Joko Widodo, pemerintah dan jajaran kabinet mendatang mampu memberikan perhatian lebih pada konflik agraria ini maupun kasus HAM lainnya.

“Kami ingin lebih awal mengingatkan mengenai persoalan HAM di Indonesia harus diberi perhatian lebih, dan kabinet ke depan menjadikan HAM tolok ukur bagi mereka,” kata Amiruddin.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *