Konsep Jalan Tengah jadi Inti dari World Peace Forum ke-7

  • Whatsapp
Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antar Agama dan Peradaban Din Syamsuddin (Foto: Marcheilla Ariesta).

Jakarta: Indonesia kembali menggelar World Peace Forum ke-7 di Jakarta. Tahun ini, acara yang membahas perdamaian dunia tersebut mengambil tema 'The Middle Path for the Civilization'.
 
Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antar Agama dan Peradaban Din Syamsuddin mengatakan tema yang diambil adalah untuk mengedepankan konsep jalan tengah mengenai keseimbangan, keadilan dan moderasi untuk peradaban dunia.
 
"Dunia mengalami gempa bumi peradaban, tsunami peradaban sehingga banyak pakar menyimpulkan dunia sekarang tengah mengalami ketidaktertiban," kata Din dalam konferensi pers di Jakarta, Senin 13 Agustus 2018.
 
Din mengatakan, jalan tengah yang dimaksud merupakan benang merah antara dua ideologi berbeda. Dia mencontohkan ideologi Pancasila di Indonesia.
 
"Jalan tengah coba kita angkat. Dari agama dan dari ideologi negara atau bangsa di dunia ini. Seperti Indonesia dengan Pancasila, ini ada nuansa jalan tengahnya," kata Dia.
 
Din menambahkan, sebenarnya pembahasan serupa sudah dilakukan di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menghasilkan Sustainable Development Program (SDGs). Namun, imbuh dia, program itu masih belum diterapkan di seluruh dunia.
 
Acara World Peace Forum ke-7 ini akan digelar pada 14 hingga 15 Agustus 2018 di Hotel Sultan Jakarta. Diperkirakan 100 tokoh dunia dari berbagai kalangan hadir dalam kegiatan tersebut, seperti mantan Presiden Timor Leste Mar'i Alkathiri, mantan Menlu RI Hassan Wirajuda dan beberapa peraih nobel perdamaian, serta duta besar dari negara sahabat.
 
Din menuturkan, inisiatif dan masukan para tokoh dunia tersebut akan dirangkum dalam Jakarta Message. Diharapkan dapat memberi masukan bagi para pembuat kebijakan dan diterapkan dalam kehidupan bernegara mereka.

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *