Internasional

Kontrak Habis, KJRI Jeddah Desak Majikan Pulangkan TKI

Marhamah (tengah) bersama pejabat KJRI Jeddah. (Foto: Dok. KJRI Jeddah)

Jeddah: Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Karawang, Jawa Barat, hingga kini masih tertahan di Jeddah, Arab Saudi, meski kontrak bekerjanya telah habis. Marhamah binti Catir Samud diketahui telah bekerja selama 12 tahun.

Marhamah bekerja pada keluarga Arab Saudi bernama Ali Husen Ali Domad di Kota Jizan, yang berjarak sekitar 700 kilometer dari KJRI Jeddah.

Ia mengaku telah beberapa kali meminta kepada majikannya untuk dipulangkan ke Indonesia. Namun, sang majikan kerap ingkar janji. Parahnya, paspor Marhamah pun telah habis masa berlakunya dan tak pernah diperbaharui.

Marhamah pun memutuskan untuk kabur dari rumah majikannya ke arah Kota Sabya dan ditemukan oleh dua keluarga. Ia pun diantar ke kantor polisi terdekat dan setelah diketahui ia berkewarganegaraan Indonesia, Marhamah diantar ke KJRI Jeddah.

Seperti keterangan tertulis dari KJRI Jeddah kepada Medcom.id, Senin 16 Juli 2018, pihak KJRI meminta majikan untuk datang, membayar semua hak Marhamah, membelikan tiket dan memulangkan dia.

Untuk sementara, Marhamah ditampung di shelter KJRI Jeddah sampai urusan dokumen dan hak-haknya terselesaikan. Akhirnya pada 10 Juli kemarin, Marhamah diantar oleh petugas KJRI Jeddah ke Bandara King Abdulaziz dan terbang kembali ke Tanah Air. 

Pihak KJRI Jeddah menjelaskan bahwa maraknya kasus TKI tidak dipulangkan meski kotraknya telah berakhir disebabkan oleh tidak adanya pengawasan oleh pihak  Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS) yang memberangkatkan. Banyak TKI yang bekerja di Arab Saudi tidak dipulangkan lebih dari 10, 15, bahkan sampai 25 tahun lamanya.

Konsul Jenderal RI di Jeddah Mohamad Hery Saripudin pun mengimbau WNI yang bekerja di Arab Saudi dan sekitarnya agar menyimpan nomor kontak Perwakilan RI, apakah itu KBRI maupun KJRI, serta segera memperbaharui paspor jika masa berlakunya habis. 

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close