Hukum

KontraS: Kemenkumham Terlalu Gegabah Berikan Kebebasan Bersyarat Kepada Pollycarpus

Kasus pembunuhan aktivis HAM Munir terus berlarut-larut. Kini, pelaku pembunuhan Munir, Pollycarpus juga mendapatkan bebas bersyarat.

Soal momen tersebut, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) memiliki catatan tersendiri.

Chrisbiantoro, Deputy Stragety and Mobilization Departemen KontraS mengatakan SK Kementerian Hukum dan HAM dinilai terlalu gegabah dan terburu-buru memberikan bebas bersyarat pada Pollycarpus.

“Kemenkumhan sangat gegabah. Kalau dicermati lagi, peristiwa Munir terjadi saat PDIP berkuasa, dan sekarang Pollycarpus bebas juga saat DPIP berkuasa,” kata Alex, Minggu (30/11/2014) di Kantor KontraS.

Atas moment itu, Alex menjelaskan pihaknya tidak bermaksud menyeret parpol PDIP, menurutnya ini juga merupakan tanggung jawab sejarah PDIP.

“Saat itu kan BIN pernah diperiksa, tapi bebas karena JPU kurang cermat. Mungkin bisa dicerna sendiri ini ada apa,” katanya. (tbn/ind)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close