Korban Nynyiran Wiranto Bertambah, Kini Anggota Kodim Wonosobo Ditahan 14 Hari

  • Whatsapp
Anggota Kodim Wonosobo yang dikenakan sanksi 14 hari penahanan

INDOPOLITIKA.COM – Korban komentar nyinyir penusukan Menkopolhukam Wiranto bertambah. Kali ini adalah anggota Kodim 0707/Wonosobo, Kopda BD. Ia terpaksa menerima sanksi penahanan selama 14 hari pasca istrinya WW mengunggah ujaran kebencian di media sosial.

Dandim 0707/Wonosobo Letkol (Czi) Wiwid Wahyu Hidayat membenarkan postingan salah satu anggota persit WW soal ujaran kebencian di media sosial.

Baca Juga:

“Postingan yang dilakukan WW salah satu anggota Persit Kodim 0707/Wonosobo sempat viral. Kemudian kami langsung menindaklanjutinya,” ujarnya kepada wartawan di Polres Wonosobo, Minggu (13/10) sore.

“Seperti kejadian sebelum-sebelumnya, untuk anggota kita hukum secara disiplin militer. Yakni penahanan ringan maksimal 14 hari. Selain itu juga sanksi administrasi,” terangnya.

Ia menjelaskan, hukuman tersebut diberikan karena setiap anggota militer bertanggungjawab kepada istrinya. Sementara, untuk istrinya akan diproses pidana umum karena berstatus warga sipil.

“Sesuai aturan, dan kami juga sudah berkoordinasi dengan komando di atas, untuk suaminya mendapat sanksi disiplin militer dan istrinya pidana umum. Karena ada etika, ada peraturan bahwasanya, setiap anggota militer bertanggungjawab kepada istrinya atau Persit,” jelasnya.

Saat ini, Kodim 0707/Wonosobo membawa WW istri Kopda BD ke Polres Wonosobo untuk tindaklanjut. Hal ini dilakukan karena postingan yang dilakukan di media sosial facebook soal ujaran kebencian tersebut.

“Hari ini, WW kami serahkan ke Polres Wonosobo. Karena Persit ini merupakan warga sipil, jadi masuk ke pidana umum. Juga sebagai bentuk ketaatan terhadap aturan,” kata dia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *