Internasional

Korban Tewas Badai Florence Jadi 31 Orang

Sebuah gereja di Conway, South Carolina, AS, tergenang banjir akibat Badai Florence, 17 September 2018. (Foto: AFP/Sean Rayford)

North Carolina: Jumlah korban tewas akibat Badai Florence di Pesisir Timur Amerika Serikat melonjak dari belasan menjadi 31 orang, Senin 18 September 2018 waktu setempat.

Badan Manajemen Darurat North Carolina awalnya melaporkan jumlah korban berada di angka 17, yang kemudian bertambah menjadi 25. Sementara di South Carolina, enam kematian akibat Florence telah terkonfirmasi.

Meski kekuatan Florence sudah menurun menjadi siklon tropis, namun hujan deras yang dibawanya berpotensi memicu banjir bandang serta tanah longsor.

"Banyak sungai meluap, dan itu terjadi di seantero negara bagian kami," ucap Gubernur North Carolina Roy Cooper kepada awak media, seperti dilansir dari kantor berita AFP.

"Ini adalah badai dahsyat yang terus berlanjut," tambah dia.

Di Virginia, dekat ibu kota Richmond, satu orang tewas akibat tertimpa bangunan yang roboh di tengah cuaca buruk. Otoritas setempat belum dapat memastikan apakah kematian itu benar-benar terkait dengan Florence atau tidak.

Lebih dari 12 sungai di North Carolina berada dalam fase potensi banjir pada Senin ini, dan bisa melonjak ke level yang lebih berbahaya.

"Jalanan di wilayah kami berisiko tergenang banjir," sebut Cooper.

Wilmington, sebuah kota di North Carolina, hampir sepenuhnya terputus dari akses jalan darat. Namun petugas darurat berhasil menyalurkan makanan dan minuman ke kota tersebut, yang total populasinya mencapai 120 ribu orang.

Kepala Badan Keamanan Nasional AS Kirstjen Nielsen mengunjungi North Carolina untuk mendiskusikan respons dan upaya pemulihan wilayah terdampak banjir.

Presiden Donald Trump juga mengumumkan rencana mengunjungi wilayah tersebut pekan ini.

 

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close