Korupsi Dana Hibah Ponpes di Banten Disebut Hoaks, Begini Kata Uday Suhada

  • Whatsapp
Direktur Aliansi Lembaga Independen Peduli Publik (ALIPP), Uday Suhada

INDOPOLITIKA.COM – Direktur Eksekutip Aliansi Independen Peduli Publik (ALIPP) Uday Suhada beraksi terkait anggapan hoaks korupsi dana hibah Pondok Pesantren (Ponpes) di video yang berisi sejumlah orang yang mengaku sebagai pimpinan Ponpes di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang.

Uday mengatakan pihaknya telah melakukan investigasi di berbagai wilayah, termasuk kecamatan Pabuaran Kabupaten Serang. Di antaranya ditemukan pesantren fiktif yang hanya ada nama dan tidak berwujud.

Berita Lainnya

Atas dasar itu, lanjutnya, ALIPP melaporkan persoalan dugaan korupsi dana hibah Ponpes tersebut ke Kejati Banten pada 14 April 2021 lalu termasuk soal dugaan pemotongan oleh oknum yang terlibat.

“Terkait pembuatan dan beredarnya video itu merupakan hak Berpendapat dari warga negara yang sah dan dilindungi Hukum dan Demokrasi kita,” ungkap Uday, Selasa (8/6/2021).

Dirinya mengaku prihatin dengan pembuatan dan peredaran video itu. Padahal, menurutnya, upaya pelaporan itu untuk membela hak para pimpinan ponpes dan santri agar mendapatkan bantuan dengan utuh tanpa dan disalahgunakan dengan adanya kasus pemotongan dan penerima hibah fiktif.

Dia menegaskan, untuk pihak menghormari proses hukum yang sedang berjalan di Kejati Banten dan menunggu aparat penegah hukum untuk memastikan kebenarannya.

“Tapi nampaknya ada upaya dari sejumlah oknum untuk memutar balikkan fakta, seolah-olah saya membuat hoaks. Seolah-olah saya ingin memenjarakan para pimpinan Ponpes penerima hibah. Ini sesat dan menyesatkan. Justru saya ingin membela mereka,” katanya.(red)

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *