Korupsi Hampir Rp 1 Miliar, Uangnya Habis Buat Foya-foya, Bekas Kades Lontar Divonis 5 Tahun Penjara  

Kades Lontar, Aklani, terdakwa kasus dugaan korupsi dana desa. Foto: net

INDOPOLITIKA.COM – Mantan Kepala Desa (Kades) Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Aklani, yang menjadi terdakwa korupsi Dana Desa (DD) Rp988 Juta menjalani sidang vonis, kemarin.  

Sidang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Serang , Rabu (29/11/2023) malam. Sidang sendiri dipimpin hakim Dedy Ady Saputra. 

Dalam sidang-sidang sebelumnya, Aklani secara terang-terangan mengaku menggunakan uang tersebut untuk hiburan malam dan sawer biduan bersama beberapa staff desanya, hampir setiap hari. 

Terdakwa dinyatakan secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 3 jo Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang Tentang, Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). 

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Aklani, dengan pidana penjara selama 5 tahun, dikurangi selama terdakwa dalam tahanan,” kata Hakim Dedy, dalam putusannya disaksikan JPU Kejati Banten Subardi dan kuasa hukumnya, Rabu (29/11/2023) malam. 

Selain itu, hakim menjelaskan Aklani juga diberi hukuman tambahan berupa denda Rp300 juta subsider 2 bulan penjara. Terdakwa juga, diharuskan membayar uang pengganti Rp790 juta. 

“Jika dalam satu bulan setelah dinyatakan inkrah, dan harta bendanya tidak mencukupi, diganti dengan pidana selama 2 tahun,” tegasnya. 

Sebelum menghukum Aklani, Majelis Hakim menjelaskan pihaknya telah mempertimbangkan hal yang memberatkan, dan hal yang meringankan. 

“Hal memberatkan yaitu, terdakwa tidak mendukung pemerintah dalam pemberantasan korupsi, terdakwa menggunakan uang desa untuk berfoya-foya. Hal meringankan, terdakwa bersikap sopan, mengakui perbuatannya, terdakwa tulang punggung keluarga,” paparnya. 

Menyikapi putusan tersebut ,terdakwa menyatakan pikir-pikir. “Pikir-pikir,” kata terdakwa. [Red] 

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *