Internasional

Korut Bertekad Jadikan Semenanjung Korea Tanah Perdamaian

Menlu Korut Ri Yong-ho dalam Sidang Majelis Umum PBB di New York, AS, 29 September 2018. (Foto: AFP/DON EMMERT)

New York: Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong-ho menegaskan bahwa pemimpin Kim Jong-un bertekad menjadikan Semenanjung Korea "tanah perdamaian." Pernyataan disampaikan Menlu Ri dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Korut menyerukan agar AS mengakhiri era kecurigaan kepada Pyongyang yang sudah berlangsung selama berdekade-dekade. Pyongyang juga meminta agar AS mencabut sejumlah sanksi ekonomi.

Baca: Trump akan Tambah Sanksi Ekonomi untuk Korut

"Ketua Kim Jong-un telah melakukan serangkaian kegiatan diplomatik dengan penuh energi dan tekad kuat, demi mengubah Semenanjung Korea menjadi tanah perdamaian, bebas dari senjata dan ancaman nuklir," kata Menlu Ri, seperti dinukil dari kantor berita UPI, Sabtu 29 September 2018.

Dia menambahkan Kim juga telah berhasil "membuat terobosan penting dalam meningkatkan hubungan antar-Korea dan hubungan dua Korea dengan AS, yang merupakan titik balik demi mengurangi ketegangan di Semenanjung Korea."

Menlu Ri sempat bertemu Menlu AS Mike Pompeo. Pompeo menyebut pertemuan mereka "sangat positif," menjelang rencana kunjungannya ke Pyongyang pada Oktober mendatang.

Pompeo menilai "garis kebijakan terbaru" Kim berlandaskan "pembangunan ekonomi." 

Setelah pertemuan historis dengan Kim Jong-un di Singapura pada Juni lalu, Presiden AS Donald Trump berencana mengadakan pertemuan kedua dengan orang nomor satu di Korut tersebut.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close