Internasional

Korut Minta Korsel Fokus Akhiri Perang Korea

Pemimpin Korut Kim Jong-un saat bertemu dengan Presiden Korsel Moon Jae-in di DMZ, April 2018. (Foto: AFP)

Pyongyang: Korea Utara (Korut) meminta Korea Selatan (Korsel) untuk fokus pada rencana pengakhiran Perang Korea, yang telah berlangsung sejak 1950.

Media propaganda Korut, Uriminzokkiri, menulis bahwa Korsel juga memiliki kewajiban untuk melaksanakan apa yang telah disepakati di Deklarasi Panmunjom antara pemimpin Kim Jong-un dan Presiden Moon Jae-in.

"Korsel tidak boleh berdiam diri di atas deklarasi. Harus ada pernyataan resmi untuk mengakhiri perang," tulis Uriminzokkiri, dikutip dari Asian Correspondent, Selasa 24 Juli 2018.

"Ini adalah tugas bersejarah yang tidak dapat ditunda lagi untuk membangun rezim perdamaian yang solid dan mengakhiri gencatan senjata yang ada di Semenanjung Korea," lanjut tulisan itu.

Deklarasi Panmunjom diadopsi oleh Korut dan Korsel pada April kemarin di Desa Panmunjom, Zona Demiliterisasi. Sejumlah pakar menilai, inilah awal perdamaian dari Korut dan Korsel setelah sekian lama bersitegang.

Berdasarkan perjanjian tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri perang tahun ini dan mengantar dua negara ke era baru perdamaian.

Deklarasi itu menyebutkan bahwa kedua negara harus meningkatkan dan mengembangkan hubungan antar Korea adalah keinginan seluruh bangsa dan tidak bisa ditunda lagi.

Gencatan senjata Perang Korea ditandatangani Komando PBB yang dipimpin AS, Korut, dan Tiongkok. Korsel adalah anggota Komando PBB, tetapi bukan penandatangan langsung.

Dalam KTT Korea sebelumnya pada 2007, kedua Korea mengumumkan komitmen mengakhiri perang, dan bersumpah untuk melanjutkan diskusi dengan pihak lain. Namun upaya itu gagal, dan hubungan antara keduanya memburuk setelah pemerintah konservatif berkuasa di Seoul pada Februari 2008.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close