KPK Diminta Buka Data 36 Kasus yang Distop

  • Whatsapp
Habiburokhman

INDOPOLITIKA.COM – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra Habiburokhman meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka daftar 36 kasus, yang dihentikan dalam proses penyelidikan selama kepemimpinan Firli Bahuri.

“Kita perlu data-datanya dari KPK. Dalam raker (rapat kerja) terdekat, saya mau kupas itu, 36 apa saja? Apa alasannya? Kasus apa saja? Jadi kalau asumsi ya susah,” kata dia, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Bacaan Lainnya

Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra ini, menyebut Rapat Kerja Komisi III DPR RI dengan KPK kemungkinan digelar masa sidang berikutnya. Sebab para anggota dewan akan menjalani masa reses pada 27 Februari-22 Maret.

Habiburokhman menyarankan masyarakat menempuh jalur hukum jika merasa ada kejanggalan dalam penghentian 36 kasus itu. Menurutnya, hal itu bisa dilakukan dengan mengajukan praperadilan.

“Kan ada prosedur praperadilan, masyarakat bisa menggunakan haknya tersebut. Intinya, kita ingin semua transparan ya, alasannya apa, latar belakangnya seperti apa,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK mengakui ada 36 kasus yang disetop dalam proses penyelidikan semenjak Firli Bahuri cs menjabat. Plt Jubir KPK Ali Fikri mengklaim tidak ada kasus besar yang dihentikan.

Wartawan sempat mempertanyakan keberlanjutan kasus-kasus, seperti divestasi saham PT Newmont yang diduga melibatkan Gubernur NTB saat itu, Tuan Guru Bajang Zainul Majdi dan kasus Bank Century.

“Jadi supaya jelas dan clear, jadi ini perkara bukan yang disebutkan atau ditanyakan teman-teman. Bukan di NTB, bukan RJL (RJ Lino), bukan Century, Sumber Waras, bukan. Kami pastikan itu supaya jelas dan clear,” ujar Ali, Kamis (20/2/2020).[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *