KPK Kantongi Bukti Dugaan Korupsi LNG PT Pertamina, 4 Karyawan Kompak Mangkir Pemeriksaaan

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri/net

INDOPOLITIKA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mencari bukti dugaan kasus korupsi liquefied natural gas (LNG) di PT Pertamina. Dalam hal ini, KPK mengaku sudah menemukan sejumlah bukti terkait kasus tersebut.

KPK juga sudah melakukan penggeledahan di sejumlah tempat untuk mempertajam kasus ini. Tidak hanya itu, KPK juga memanggil sejumlah saksi untuk diminta keterangannya. Sayangnya, saksi tersebut tidak hadir.

Saksi yang dipanggil KPK tersebut yakni empat karyawan PT Pertamina. Namun keempatnya kompak mangkir.

“Sejauh ini kami mendapatkan beberapa dokumen ya terkait dengan perkara ini,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri di Jakarta, kemarin.

“Para saksi tidak hadir dan kembali dilakukan penjadwalan ulang oleh tim penyidik,” katanya.

Empat pegawai PT Pertamina itu yakni Farizka Ariesta, Rosalinda Sri Widyastuty, Rina Kartika Sari, dan Toufiq Pelita Buana. KPK bakal memanggil ulang mereka dalam waktu dekat.

KPK menduga dugaan rasuah pengadaan liquefied natural gas (LNG) di PT Pertamina berlangsung selama sepuluh tahun. Dugaan korupsi itu dimulai pada 2011.

“KPK saat ini melakukan penyidikan perkara dugaan korupsi terkait pengadaan liquefied natural gas (LNG) di PT PTMN (Pertamina) tahun 2011 sampai 2021,” imbuh Ali Fikri, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis, (23/6/2022).

Kasus dugaan korupsi pembelian LNG di Pertamina ditaksir merugikan keuangan negara hingga Rp2 triliun. Kasus itu sebelumnya diusut Kejaksaan Agung.

KPK membidik kasus tersebut sejak 2019. Kejaksaan Agung sudah menyelesaikan penyelidikan kasus dan bakal menaikkan ke tahap penyidikan. Lewat koordinasi dengan Kejagung, kasus itu kini ditangani KPK. [Red]


Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.