KPK Kantongi Kesaksian Dua Pejabat Dindik Banten Soal Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah SMKN 7 Tangsel

  • Whatsapp
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri

INDOPOLITIKA.COM – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelisik kasus dugaan korupsi terkait pengadaan tanah untuk pembangunan SMKN 7 Tangerang Selatan (Tangsel) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Tahun Anggaran 2017.

Sejauh ini, KPK telah mengantongi pengakuan dari kedua pejabat pada Pemprov Banten yang sudah diperiksa, Selasa, (14/9/2021). Mereka yakni Kasubag Umum dan Kepegawaian pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Tahun 2017-2019, Ganda Dodi Darmawan serta Pelaksana Bendahara Pengeluaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pada Provinsi Banten, Meti Tunjung Sari.

Berita Lainnya

Dan Rabu, (15/9/2021), KPK akan kembali mengejar kesaksian dua orang lainnya, yakni Pejabat Pengadaan Barang/Jasa Tahun Anggaran 2017, Sendi Rusyadi dan seorang pekerja lepas, Yadi Suardi.

Keduanya bakal diperiksa di Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang. “(Diperiksa) bertempat di Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang, tim penyidik mengagendakan pemangilan saksi-saksi,” kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Rabu (15/9/2021).

Dijelaskan Ali Fikri, kedua pejabat pada Dindik Banten tersebut sudah memberikan keterangan pada Selasa, di Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang.

“Ganda Dodi Darmawan, yang bersangkutan hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan tugas saksi selaku PPPTK dalam pelaksanaan pengadaan tanah untuk pembangunan SMKN 7 Tangerang Selatan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Tahun Anggaran 2017,” katanya.

“Dan Meti Tunjung Sari, yang bersangkutan hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan tugas saksi selaku Bendahara Pengeluaran dalam pelaksanaan pengadaan tanah untuk pembangunan SMKN 7 Tangerang Selatan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Tahun Anggaran 2017,” beber Ali. [asa]

 

Berita terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *