KPK Kembali Periksa Bupati Muna Rusman Emba Terkait Dugaan Korupsi Dana PEN Daerah

INDOPOLITIKA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) La Ode Muhammad Rusman Emba, di Gedung Merah Putih KPK, hari ini.

Tim penyidik KPK memeriksa Rusman Emba sebagai saksi dalam pengembangan kasus dugaan suap terkait pengajuan pinjaman Dana Pemulihan Ekonom Nasional (PEN) Daerah tahun 2021.

“Sesuai dengan penundaan jadwal pemanggilan sebelumnya, hari ini (20/6) tim penyidik kembali memanggil saksi La Ode Muhammad Rusman Emba (Bupati Kabupaten Muna),” kata Pelaksana tugas Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin (20/6/2022).

“Informasi yang kami terima, yang bersangkutan saat ini telah hadir di Gedung Merah Putih KPK. Masih dilakukan pemeriksaan sebagai saksi dalam pengembangan perkara suap dana PEN Kab Koltim 2021,” tambabnya.

Sebelumnya, Rusman Emba sempat dijadwalkan diperiksa sebagai saksi oleh penyidik KPK pada Kamis, 16 Juni 2022, lalu. Namun, Rusman tidak memenuhi panggilan pemeriksaan tersebut. Penyidik kemudian mengagendakan kembali pemeriksaan.

Saat ini, lembaga antirasuah kembali melakukan pengembangan penyelidikan pada kasus korupsi perkara dugaan suap pengajuan dana PEN 2021. Bahkan, KPK sudah menetapkan tersangka baru.

“Berdasarkan pada kecukupan minimal dua alat bukti diduga ada keterlibatan pihak-pihak lain baik selaku pemberi maupun penerima dalam dugaan suap perkara dimaksud,” kata Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (15/6).

Namun, KPK belum bisa menyebutkan identitas pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, pasal yang disangkakan maupun uraian dugaan perbuatan pidana yang dilakukan.

KPK akan menyampaikan uraian tersebut pada saat upaya paksa penangkapan dan penahanan dilakukan. KPK meminta masyarakat untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas. [Red]


Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.