KPK Umumkan Bupati Muara Enim Resmi Tersangka

Disangkakan Terima Uang Rp 13,9 Miliar dari Rekanan Proyek
  • Whatsapp
Wakil Ketua KPK, Basariah Pandjaitan (tengah) saat memberikan keterangan kepada pers, terkait status Bupati Muara Enim

INDOPOLITIKA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Muara Enim, Sumatera Selatan, Ahmad Yani serta dua orang lainnya sebagai tersangka kasus suap terkait proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR kabupaten setempat.

Dalam konfrensi pers yang digelar Selasa (3/9/2019) malam, Wakil Ketua KPK Basariah Pandjaitan mengatakan, Ahmad Yani diduga menerima uang sebesar Rp 13.9 Miliar sebagai commitment fee 10 persen, dari Robi Okta Fahlefi dari PT Enra Sari sebagai kompensasi untuk melaksanakan 16 paket proyek senilai Rp 130 miliar yang akan dikerjakan nantinya.

Baca Juga:

“KPK meningkatkan penanganan perkara ke penyidikan dan menetapkan tiga orang sebagai tersangka,” kata Basaria.

Selain Bupati Muara Enim Ahmad Yani, KPK juga menetapkan Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan PPK di Dinas PUPR Muara Enim Elfin Muhtar sebagai tersangka penerima, serta Robi Okta Fahlefi dari PT Enra Sari sebagai pemberi suap.

Sebelum menetapkan Ahmad Yani dan dua orang lainnya sebagai tersangka, pada Senin (2/9/2019), KPK mendapat informasi akan ada penyerahan uang sebagai bagian dari komitmen fee 10% dari proyek yang didapatkan oleh Robi kepada Bupati Ahmad Yani melalui Elfin Muhtar.

Pada Pukul 15.30 WIB, tim KPK melihat Robi bersama stafnya bertemu Elfin yang juga didampingi stafnya duduk bersama di sebuah restoran mi ayam di Palembang. Kemudian, pukul 15.40 WIB, KPK melihat telah terjadi dugaan penyerahan uang dari ROF kepada EM di tempat tersebut. Kemudian, pada pukul 17.00 WIB, tim KPK mengamankan Elfin dan Robi beserta staf masing-masing berikut uang sejumlah USD 35.000.

Secara parallel, tim KPK mengamankan Bupati Ahmad Yani di kantornya, di Muara Enim berikut sejumlah dokumen penting lainnya. Lantas, pada pukul 22.00 WIB, tim KPK membawa Robi dan Elfin ke Jakarta, hingga akhirnya pada Selasa malam ditetapkan sebagai tersangka.{asa}

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *