KPU: Anggaran Dipangkas, Tahapan Pilkada Bakal Terganggu

  • Whatsapp
Komisioner KPU Viryan Azis

INDOPOLITIKA.COM – Pemangkasan anggaran pelaksanaan Pilkada yang kembali dilakukan akan sangat mengganggu tahapan Pilkada itu sendiri. Hal itu disampaikan oleh Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Viryan Azis. Sebab, besaran anggaran pelaksanaan Pilkada tertuang di dalam naskah persetujuan hibah daerah (NPHD).

“NPHD yang sudah dibuat, apabila mau dipangkas lagi akan sangat mengganggu pelaksanaan tahapan Pilkada,” ujar Viryan, Senin (20/1/2020).

Baca juga:

Dia melanjutkan, ada sejumlah daerah yang melakukan pemangkasan anggaran untuk Pilkada 2020. Viryan tidak merinci daerah mana saja yang dimaksud. Namun, dia membenarkan jika pemangkasan paling banyak terjadi di Pilkada kali ini.

“Iya (paling) banyak terjadi di daerah pada 2020. Sebelumnya di pilkada serentak 2018 (pemangkasan) terjadi di Provinsi Bali saja,” ungkap dia.

Padahal, kata dia, anggaran Pilkada serentak 2020 sudah disusun secara rasional dan sesuai ketentuan oleh KPU di daerah. Saat anggaran diajukan oleh KPU daerah, sebenarnya tetap ada proses pengurangan.

“Kemudian saat di setujui (NPHD) sebenarnya sudah dilakukan pengurangan, hanya beberapa daerah saja yang pengajuan anggaran pilkada dari KPU didaerah yang disetujui secara penuh,” terangnya.

Sebelumnya, Komisioner KPU Pramono Ubaid Thantowi mengungkapkan, adanya pemangkasan anggaran pelaksanaan Pilkada 2020 di sejumlah daerah.[ab]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *