KPU Tangsel Siapkan ‘Ramuan’ Khusus Pada Pilkada 2020, Soal Partisipasi Pemilih?

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Partisipasi pemilih dalam beberapa pagelaran Pilkada Kota Tangsel tidak pernah melebihi angka 60 persen. Selalu mentok dibawah angka tersebut. Kenyataan itu membuat penyelenggara, dalam hal ini KPU setempat harus berpikir keras guna mendongkrak angka partisipasi pemilih ini.

Menurut Ketua KPU Kota Tangsel, Bambang Dwitoro, pihaknya sudah memiliki strategi agar partisipasi pemilih ini bisa meningkat pada Pilkada 2020 mendatang, bisa mencapai 70 persen seperti targetan mereka.

BACA JUGA:

“Kami meminta dukungan untuk suksesnya Pilkada. Seperti tingkat partisipasi yang  ditargetkan mencapai 70 persen. Pilkada sebelumnya hanya 57 persen,” ucap Bambang saat Peluncuran Pilkada Tangsel di Universitas Terbuka, Jalan Pondok Cabe Raya, Pamulang, Tangsel, Senin (9/12/2019).

Perbaikan data pemilih serta lebih sering turun langsung ke lapangan menurut Bambang, diyakini bisa mendongkrak partisipasi pemilih pada Pilkada 2020 mendatang. Dan hal itu siap dilakukan pihaknya. “Itu modal kita untuk melaksanakan atau meningkatkan partisipasi pemilih di Kota Tangsel,” terangnya.

“Misal kita lihat ada tingkat partisipasi yang rendah, kita akan turun untuk sosialisasi langsung ke tempat atau titik punya basis data pemilihnya itu rendah,” tambahnya.

Selain itu, KPU juga akan mengoptimalkan data pemilih. Menurut Bambang data pemilih harus bersih, yaitu memperbarui data pemilih, misalnya, pemilih yang sudah tercatat meninggal dunia harus dihilangkan.

“Data pemilih harus benar-benar dimutakhirkan.  Artinya nanti kita akan lakukan coklit di lapangan, kita datangi rumah-rumah kemudian juga kita akan berkoordinasi dengan Disdukcapil,” tuntasnya.[asa]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *