Kritik Video Penangkapan Komika Coki Pardede, DPR Amini Kapolda Metro: Harusnya Tetap Manusiawi  

  • Whatsapp
Komika Coki Pardede saat dihadirkan dalam gelar perkara kasus narkoba.

INDOPOLITIKA.COM – Video penangkapan komika Coki Pardede yang viral beberapa waktu lalu dinilai tidak etis disebarluaskan oleh sejumlah Komisi III DPR. Mereka menganggap, video itu merendahkan hargat martabat seseorang, meskipun orang tersebut terlibat narkoba sekalipun.

Pernyataan para wakil rakyat itu seakan mengamini pernyataan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, yang sebelumnya juga mengkritik keras video penangkapan Coki Pardede menyebar ke publik.

Berita Lainnya

Anggota Komisi III Fraksi PKB Rano Al Fath mengapresiasi sikap Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil yang menyoroti video viral penangkapan komika Coki Pardede. Rano menekankan polisi tidak harus mendokumentasikan kegiatan penangkapan kalau tidak ada keperluan penyidikan.

“Dalam penangkapan seorang tersangka, tidak seharusnya polisi mendokumentasikan video kalau tidak ada keperluan penyidikan, apalagi dalam video tersebut terdapat sebutan-sebutan atau ujaran yang merendahkan, yang tujuannya untuk mempermalukan pelaku dan pada akhirnya video tersebut disebar ke ranah publik,” kata Rano kepada wartawan, Kamis (9/9/2021).

Rano meminta polisi humanis dan profesional dalam penangkapan pelaku di kasus apa pun. Kecuali, jika ada perintah khusus untuk penyidikan.

“Mau bagaimanapun pelaku adalah manusia yang memiliki harkat dan martabat. Polisi harusnya tetap bisa manusiawi dan tidak mendehumanisasi pelaku. Seharusnya polisi selaku penegak hukum bisa bersikap profesional, fokus pada kasus hukum tersangka,” ucapnya.

Berita terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *