Kritisi Anies, Jubir PSI Beber 4 Program ‘Gatot’ Yang Tak Terealisasi Hingga Kini

  • Whatsapp
Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dede Prayudi atau akrab disapa bro Uki.

INDOPOLITIKA.COM – Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dede Prayudi atau akrab disapa bro Uki, nampaknya kembali membuat panas para pendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, melalui serangkaian kritikan kerasnya.

Terbaru, bro Uki membeberkan empat program utama sesuai janji kampanye Anies –Sandi saat Pilgub lalu, yang dinilai gagal total alias nol besar realisasinya hingga detik ini. Pernyataan ini disampaikan bro Uki melalui program ‘Unboxing Program Gagal Gubernur Anies’ yang ditayangkan di laman You Tube Monogue tv, dan dikutip indopolitika.com, Rabu, (26/2/2020).

Berita Lainnya

“Halo teman-teman semua, kemarin orang-orang tuh baru aja dibuat bingung dengan pohon mahoni di Monas. Namun, ada yang lain yang ga kalah penting loh. Bagaimana sih nasib program-program unggulan nya Pak Anies?,” kata Uki mengawali monolog ini.

“Saya, hari ini ingin unboxing kegagalan dan kebohongan program-program unggulan dan janji politik Pak Anies. Perlu teman-teman catat, informasi ini, semua informasi ini saya kampulkan dari janji kampanye dan data-data terkini soal DKI Jakarta,” imbuhnya.

Menyusun Anggaran Berbasis RPJMD

Berdasarkan data yang disampaikan, kegagalan atau kebohongan Anies yang keempat yakni menyusun anggaran berbasis RPJMD. Uki lantas menampilkan video Anies saat debat public putaran kedua.

Dalam video ini, Anies menyampaikan “prinsip utama dalam menyusun anggaran adalah berdasarkan RPJMD. Yang, kedua berdasarkan aspirasi warga. Ketiga, di dalam proses penyusunannya harus transparansi, komunikasi saling menghormati dan didalam kita menegosiasikan konten dari RAPBD kita harus bisa menunjukkan di mana letak kepentingan warga,” kata Anies dalam video itu.

Faktanya menurut Uki, Anies mengingkari janji kampanyenya ini. Anies menjanjikan kepada calon pemilihnya untuk menjadikan RPJMD sebagai acuan dalam menyusun anggaran daerah. “faktanya, setelah terpilih Pak Anies mengingkari janjinya. Dana sebesar hampir satu setengah Triliun Rupiah dianggarkan untuk event formula E, Walaupun tidak ada di rancangan RPJMD. Padahal formula E juga enggak ada di dalam Pergub Nomor 68 tentang percepatan pelaksanaan kegiatan strategis daerah,” bebernya.

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *