Kurang Bermanfaat, Demokrat Usul Dana Kunker untuk Konstituen

  • Whatsapp
Nur Afni Sajim

INDOPOLITIKA.COMSesuai arahan Presiden RI Joko Widodo, agar bekerja dalam melayani masyarakat itu jangan menimbulkan kejenuhan. Artinya semua pihak diminta melakukan hal serupa. Yang penting yang dikerjakan transparan dan bisa dipertanggungjawabkan

Selama ini, sesuai peraturan pemerintah, semua anggota DPRD di seluruh Indonesia, memiliki kegiatan yang sah diatur yaitu kunjungan kerja (kunker). Namun kegiatan ini dinilai sudah kurang efektif dan sebaiknya digunakan ke arah yang positif.

Baca Juga:

Adalah Nur Afni Sajim, anggota DPRD DKI dari Fraksi Demokrat mengusulkan agar dana untuk kunker itu digantikan ke yang lain seperti membantu konsituen di dapil masing-masing anggota. Itu jauh lebih bermanfaat

“Daerah lain saja bisa, seperti DPRD Jawa Timur. Saya kira di DPRD DKI juga bisa melakukan hal yang sama. Yang penting 106 anggota memiliki pemahaman yang sama,” kata Afni yang juga anggota Komisi B DPRD DKI di Jakarta, Jumat (25/10).

Afni mengajak semua pihak di DPRD DKI Jakarta, khususnya para pimpinan dewan untuk memikirkan dan memutuskan tentang perubahan mindset kunker kepada hal yang lebih bermanfaat, dan langsung dirasakan warga.

“Saya sering ditanyain konsituen saya agar bisa membantu apa yang mereka butuhkan di lingkungan mereka. Seperti perbaikan jalan atau gang di lingkungan. Atau perbaikan pos ronda. Karena itu saya berpikir, anggaran kunker saja yang dialihkan kesana,” ujarnya.

Afni menilai, kunker selama ini sudah kurang bermanfaat dan terkesan menghabiskan waktu saja. Belum termasuk jauh dari keluarga serta resiko kemungkinan terjadinya gangguan keselamatan di perjalanan ke daerah yang dikunjungi.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *