Kursi Kabareskrim Masih Lowong, IPW: Kapolri Tidak Pede, Karena Ada Intervensi?

  • Whatsapp
Kapolri Jenderal Idham Azis

INDOPOLITIKA.COM- Sejak ditinggalkan Jenderal Idham Azis, kursi Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri hingga kini. 18 hari menjadi Kapolri Jenderal Idham Azis hingga kini belum menetapkan perwira penggantinya sebagai Kabareskrim.

Ketua Presidium IPW Neta S Pane mensinyalir ada tarik menarik yang kuat di lingkaran elite kekuasaan dalam pengisian pos Kabareskrim. Karena itu, Jederal Idham Azis tidak percaya diri (pede)untuk menempatkan perwira tinggi di posisi-posisi strategis, seperti Kabareskrim.

Muat Lebih

“Ini hal yang krusial. Kami melihat kuatnya intervensi dari penguasa dalam mengisi posisi-posisi strategis di internal Polri,” katanya Senin pagi.

Akibat kuatnya intervensi kekuasaan itu, dijelaskan Neta, bisa memengaruhi pola rekrutmen pejabat yang sudah baku. Keberadaan Dewan Kebijakan Tinggi yang selama ini digunakan untuk mencari dan memeroses figur-figur yang akan memegang jabatan jabatan strategis di Polri seolah dikesampingkan.

“Nasibnya seakan tidak berguna dan terabaikan,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, saat ini, ada belasan jenderal bintang tiga dan ratusan jenderal bintang dua di lingkungan Polri.

“Polri akan semakin tersandera oleh politik dan kepentingan kekuasaan. Istilah Promoter (profesional, modern dan terpercaya) yang menjadi program Polri pun akan diplesetkan publik menjadi “promosi orang orang tertentu” yang dekat dengan kekuasaan,” tandasnya.[sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *