Lantik Tiga Rektor IAIN, Menag: Harus Peka Kesulitan Mahasiswa

INDOPOLITIKA.COM – Menteri Agama meminta para pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) untuk mengawal kualitas pembelajaran di PTKN di tengah pandemi covid-19.

Karenanya, pimpinan PTKN juga diminta untuk peka terhadap kesulitan mahasiswa. “Kualitas pembelajaran tidak boleh berkurang,” tegas Menag saat melantik Rektor IAIN Batusangkar, UIN Raden Fatah Palembang, dan Ketua STAHN Mpu Kunturan di Jakarta, kemarin.

“Uang Kuliah Tunggal atau UKT di setiap PTKN harus menjadi perhatian bagi setiap pimpinan PTKN. Kita semua harus peka terhadap kesulitan mahasiswa,” lanjutnya.

Menag berharap, para rektor profesional dalam pengelolaan SDM dan pengelolaan dana SBSN. “Kita semua, seperti memakai baju putih. Noda sekecil apapun akan mudah terlihat. Kita harus membangun tatakelola dan birokrasi yang baik, agar tetap baik dan semakin baik. Mari istiqomah menjaga idealisme dan ruh pendidikan di Indonesia,” jelasnya.

Fachrul juga berpesan bahwa pimpinan PTKN harus bisa mensingkronkan pendekatan keilmuan dan managerial pada PTKN. Sebab, kampus dituntut berkontribusi memberdayakan masyarakat. “PTKN jangan hanya menjadi mercusuar ilmu pengetahuan, tapi sekaligus harus menjadi mercusuar akhlak dan moral generasi terpelajar sebagai calon pemimpin bangsa,” tambahnya.

PTKN memang bukan lembaga dakwah, tapi berperan dalam meningkatkan kualitas dakwah dan kualitas kehidupan beragama di masyarakat. Oleh karena itu, dari PTKN diharapkan lahir gagasan, konsep, dan strategi pembangunan masyarakat religius yang moderat di Tanah Air kita. “PTKN juga diharapkan melahirkan gagasan pembangunan masyarakat yang religius,” tambahnya.

Menurut Menag, keberadaan PTKN diharapkan mampu melahirkan generasi yang intelek, tidak hanya sarjana berilmu, namun sarjana yang agamawan. “PTKN harus menjadi laboratorium manusia yang berkahlak mulia,” tutupnya.[sam]

Berikut tiga pimpinan PTKN yang dilantik:

  1. Dr Marjoni Imamora, M.Sc sebagai Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar.
  2. Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag, M.Si sebagai Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang.
  3. Dr. I Gede Suwindia, S.Ag, MA sebagai Ketua Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Mpu Kunturan Singaraja.

 

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *