Lebih Seram dari Keraton Agung Sejagat, Muncul Negara Rakyat Nusantara Ingin Bubarkan NKRI

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Satu per satu kerajaan fiktif bermunculan di Indonesia. Belum usai kasus Keraton Agung Sejagat, Sunda Empire dan Keultanan Selacau. Kini muncul lagi Negara Rakyat Nusantara.

Video deklarasi Negara Rakyat Nusantara menjadi viral di media sosial. Sebab, negara Rakyat Nusantara telah mengancam akan membubarkan NKRI.

Baca juga:

Video ini sebenarnya telah beredar pada tahun 2015 lalu yang diunggah oleh akun Yudi Syamhudi Suyuti. Video ini kembali viral pasca bermunculan kerajaan fiktif di Indonesia.

Dalam video yang berdurasi 11.58 menit itu, Yudi Syamhudi Suyuti mengaku sebagai Presiden Negara Rakyat Nusantara. Ia pun menyatakan sikap untuk berbeda haluan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam video itu, Yudi menyebutkan bahwa kondisi NKRI sudah membusuk. “Maka dengan kondisi itu mau tidak mau dengan pikiran yang jernih dan hati yang besar kita harus merelakan pembubaran NKRI,” katanya seperti yang ada dalam video tersebut.

Alasan Yudi membubarkan NKRI karena banyak persoalan mendasar di Indonesia. Persoalan itu kata dia, terkait kedaulatan bangsa, rakyat dan negara, dan persoalan yuridis NKRI. Tak hanya itu, ada pula persoalan tata negara NKRI juga hilangnya aset-aset bangsa nusantara dan Papua Barat.

“Untuk dapat menyelesaikan persoalan di atas, maka perlu kita menempatkan bangsa-bangsa nusantara dan Papua Barat, kemudian di mana tempat bangsa Indonesia,” ucapnya.

Atas banyaknya persoalan mendasar tersebut, kata Yudi dalam video itu, maka Negara Rakyat Nusantara menyatakan sikap sebagai resolusi bangsa-bangsa nusantara dan Papua Barat.

Kemudian, menurut Yudi, Negara Rakyat Nusantara memiliki wilayah geografis berada di antara dua Samudera dan dua Benua. Wilayah Nusantara adalah wilayah yang dimiliki bangsa-bangsa merdeka dan tertata pada pusat kewilayahan laut. Pusaran kelautan ini hampir mencakup sebagian besar pusaran arus kelautan di seluruh dunia.[ab]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *