Internasional

Lecehkan 15 Bocah, Biksu Buddha di India Ditahan

Ilustrasi kekerasan anak. (Foto: Medcom.id)

Bodh Gaya: Kepolisian India menangkap seorang biksu Buddha yang dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap 15 anak laki-laki. Pelecehan terjadi di sebuah pusat meditasi yang ia jalankan di Bodh Gaya — kota suci yang merupakan salah satu situs warisan dunia versi UNESCO.

Bhante Shanghpriya Sujoy ditangkap polisi di kota tersebut, yang didatangi puluhan ribu orang pada setiap tahunnya. Ia ditangkap setelah belasan anak-anak mengadu bahwa mereka dipukuli, dilecehkan, dan bahkan dipaksa menari dalam keadaan telanjang.

Ini merupakan skandal terbaru di kalangan penganut Buddha di dunia. Sebelumnya, seorang mantan ketua asosiasi Buddha yang didanai pemerintah Tiongkok dipecat pekan ini terkait pelecehan seksual.

Seorang perwira polisi senior di Bodh Gaya mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa "tuduhan serius" dilayangkan kepada Bhante, yang diduga membawa anak laki-laki berusia antara enam dan 12 tahun dari dari wilayah terpencil di India.

"Anak-anak mengeluh kepada penjaga mereka tentang pelecehan fisik dan seksual oleh biksu kepala," kata pejabat itu, yang enggan disebutkan namanya.

"Mereka mengaku dilecehkan secara seksual di sekolah. Mereka dikurung tanpa makanan dan air jika mereka menolak," lanjut dia, seperti dikutip dari Channel News Asia, Sabtu 1 September 2018.

Bhante ditangkap kali pertama pada Rabu kemarin, dan hingga kini polisi juga menyelidiki segala sesuatu tentang pusat meditasi tempat pelaku mengajar.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close