INDOPOLITIKA.COM – Sebuah ledakan bom bunuh diri menghantam kendaraan polisi di kota Quetta, Pakistan barat daya, menewaskan sedikitnya satu petugas polisi dan satu warga sipil serta melukai puluhan lainnya, menurut polisi.

Kelompok bersenjata Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), juga dikenal sebagai Taliban Pakistan, mengaku bertanggung jawab atas serangan hari Rabu, dua hari setelah mengumumkan diakhirinya gencatan senjata yang disepakati dengan pemerintah pada bulan Juni.

Wakil Inspektur Jenderal Polisi Quetta (DIG) Ghulam Azfar Mahesar mengatakan kepada wartawan bahwa kendaraan yang menjadi sasaran membawa personel keamanan yang dikerahkan untuk melindungi pekerja kampanye vaksinasi polio di ibu kota provinsi Balochistan, Pakistan.

Mahesar mengatakan insiden di distrik Buleli melukai sedikitnya 24 orang, 20 di antaranya adalah polisi.

Ketua Menteri Balochistan Abdul Quddus Bizenjo mengutuk serangan itu dan berjanji untuk melawan “tindakan pengecut”.

“Semua yang terlibat dalam insiden ini dan fasilitatornya akan dibawa ke pengadilan,” katanya dikutip dari Aljazeera, Rabu (30/11/2022).

Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, TTP telah meminta para pejuangnya untuk melakukan serangan di seluruh Pakistan. [Red]

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com