Libatkan ASN Dalam Kampanye, Cawalkot Dumai Eko Suharjo Jadi Tersangka

  • Whatsapp
Cawalkot Dumai Eko Suharjo

INDOPOLITIKA.COM – Calon Walikota Dumai, Eko Suharjo kini berstatus tersangka dugaan pelanggaran Pilkada. Hal tersebut diketahui dari Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang diterima oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Dumai.

Wakil Wali Kota Dumai yang juda menjabat Ketua DPC Partai Demokrat Dumai itu diduga melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam kampanyenya di Pilkada Dumai.

Berita Lainnya

“Benar, kita menetapkan Eko Suharjo salah satu calon kepala daerah sebagai tersangka tindak pidana Pilkada,” kata Koordinator Gakkumdu Kota Dumai, Agung Irawan, Selasa (20/10/2020).

Agung mengungkapkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polres Dumai terkait kasus Eko sudah diterima pada Senin (19/10/2020) kemarin. SPDP itu merupakan tindak lanjut dari laporan Bawaslu yang diteruskan ke polisi.

“Laporan pertama dari pihak Bawaslu Dumai terkait melibatkan ASN dalam kampanye. Dari laporan Bawaslu tersebut akhirnya Eko ditetapkan sebagai tersangka,” kata Agung yang juga menjabat Kasi Pidum Kejari Dumai itu.

Menurut Agung, sebelumnya pihak Bawaslu Dumai sudah memperingatkan calon nomor urut 2 itu agar dalam kampanye tidak melibatkan ASN namun teguran tersebut diabaikan.

“Jadi, menurut Bawaslu calon kepala daerah itu sudah diingatkan sebelumnya. Karena masih tetap melabrak aturan main Bawaslu memproses soal kampanye melibatkan ASN itu,” ujarnya.

Agung mengatakan dalam tindak pidana ini, proses untuk segera dibawa ke meja hijau tenggat waktunya hanya 14 hari kerja. Selanjutnya, kasus yang menjerat Eko akan segera disidangkan.

“Ya 14 hari kerja ke depan, kasus ini akan disidangkan,” pungkas Agung.

Pada Pilwalkot Dumai, Eko Suharjo dan Sarifah diusung Golkar, Hanura, dan Demokrat. Mereka akan berhadapan dengan tiga paslon lainnya, yaitu Hendri Sandra-Muhammad Rizal Akbar, Paisal-Amris, dan Edi Sepen-Zainal Abidin. [rif]

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *