Lirik Ahok-Chandra Hamzah, Analis: Upaya Erick Thohir Bersih-bersih “Mafia” BUMN

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Peneliti Politik Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengatakan, diliriknya Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok dan mantan petinggi KPK Chandra Hamzah oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dinilai sebagai upaya bersih-bersih mafia di BUMN.

“Bisa saja diliriknya dua nama itu sebagai upaya bersih-bersih, terlebih Chandra Hamzah memiliki catatan cukup baik, dengan integritas yang tidak main-main. Ada preseden baik jika BUMN melibatkan namanya,” ucap Dedi, saat dihubungi Indopolitika.com, pada Rabu (20/11/2019).

Muat Lebih

Hanya saja, Dedi kembali menerangkan, negara harus menghormati regulasi, juga memahami etika pejabat publik, terlebih institusi vital.

“BTP dengan segala kontroversinya seharusnya tidak perlu dilibatkan, terlebih ia kader parpol, pun memiliki catatan narapidana, sebaik apapun anggapan personal, tetap saja tidak baik dihadapan hukum negara,” terang Dedi.

“Sehingga perlu sikap bijak, jangan sampai hanya dengan ego personal, negara mengabaikan etika dengan menarik BTP ke pusara BUMN,” imbuhnya.

Sementara Dedi menegaskan, soal prestasi, BTP tidak memiliki prestasi yang luar biasa kecuali kegaduhan. “Negara perlu menciptakan ketenangan  untuk progres pembangunan yang lebik baik, jangan sampai BUMN dipimpin tokoh yang hanya andalkan kemarahan dibanding gagasan dan implementasi rasional,” bebernya.[asa]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *