Pemerintahan

Literasi Digital Inklusif Menuju 100 Kota Cerdas

SLEMAN – Dalam kerangka program nasional gerakan menuju 100 Kota Cerdas, Kantor Staf Presiden bekerjasama dengan UNESCO dan komunitas IT Code4nation, berinisiasi menyelenggarakan program nasional bernama LIDI: Literasi Digital Inklusif.

Kabupaten Sleman di Yogyakata dipilih jadi lokasi penyelenggaraan LIDI karena kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta ini menjadi salah satu percontohan nasional dalam implementasi kota cerdas/smart city.

Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Robertus Theodore menekankan, salah satu komponen kunci dari kota yang cerdas adalah masyarakat yang cerdas. Tidak terbatas latar belakang pekerjaan atau usianya, semua orang berhak mendapatkan pembelajaran terbaiknya untuk bisa mengikuti perkembangan jaman dan menjadi cerdas dalam memanfaatkan TIK. “Melalui pelatihan ini, kami harap dapat membuat anak-anak SMP dan guru-gurunya semakin cinta akan pemograman dan secara produktif memberi manfaat bagi kemajuan daerah juga negerinya,” kata Robertus yang juga pendamping implementasi Smart City Sleman.

Kegiatan Pelatihan yang diadakan di Kabupaten Sleman ini adalah pilot project dari serangkaian kegiatan berkesinambungan lainnya. Nantinya kegiatan serupa akan berlanjut ke daerah-daerah lain di Indonesia, dengan berbagai segmen seperti nelayan, ibu rumah tangga, petani, dan lain-lain. Program ini adalah wujud rasa cinta terhadap Indonesia, dengan meringankan pekerjaan dan mengatasi masalah-masalah berbagai lapisan masyarakat Indonesia memanfaatkan perkembangan teknologi digital. Dan juga agar perkembangan era digital bukan lagi hanya dinikmati dan dibutuhkan oleh masyarakat urban yang tinggal di kota-kota besar, tetapi masyarakat yang berada di seluruh pelosok Indonesia.

Sebagai pilot project program ini pelatihan coding membuat games untuk siswa-siswi dan guru SMP digelar dengan menggandeng Pemkab Sleman melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sleman. Diharapkan dengan pelatihan ini, khususnya bagi para guru, nantinya akan menjadi bekal untuk mentransfer hasil pelatihan terhadap siswa di sekolah mereka mengajar masing-masing. Coding yang diajarkan di sini mengambil format membuat games agar lebih menarik bagi anak-anak SMP, dan diharapkan mereka dapat membentuk hobi dalam dunia ini.

lidi2“Pelatihan coding membuat games ini disesuaikan dengan minat peserta yang berisikan siswa-siswi SMP, yang bertujuan untuk melatih para siswa menjadi lebih kreatif, mandiri, dan membentuk generasi muda ini menjadi generasi pencipta yang mampu menghasilkan karya-karya yang membanggakan Indonesia.” Jelas Marina Kusumawardhani, project manager LIDI dan co-founder Code4Nation.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close